Usia 9 Tahun, Penulis Cilik Alya Sidik Luncurkan Tiga Buku Berbahasa Inggris 

• Tuesday, 9 Jun 2026 - 16:57 WIB
Penulis Cilik Alya Sidik (Istimewa)

Jakarta – Deretan penulis anak di Indonesia kembali bertambah dengan hadirnya Putri Alya Sidik. Di usia sembilan tahun, Alya meluncurkan tiga buku perdananya yang ditulis dalam bahasa Inggris, yakni My School is My Second HomeI Love Healthy Food, dan Learning Piano Makes Me Happy.

Peluncuran ketiga buku tersebut berlangsung di Hotel Gran Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (9/6). Melalui buku-bukunya, Alya mengangkat pengalaman dan aktivitas sehari-hari yang dekat dengan kehidupan anak-anak, mulai dari semangat belajar di sekolah, pentingnya pola makan sehat, hingga kegiatan positif di luar jam pelajaran.

“Aku ingin teman-temanku bersemangat dan gembira di sekolah, lebih suka makanan sehat, dan juga melakukan kegiatan yang menyenangkan di luar sekolah. Karena aku dan teman-temanku harus menjadi anak Indonesia yang sehat, pintar, dan berprestasi,” ujar Alya saat peluncuran buku.

Kemunculan Alya sebagai penulis cilik dinilai menarik di tengah dominasi budaya digital dan media sosial yang kini akrab dengan kehidupan anak-anak. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, mengapresiasi keberanian Alya menerbitkan buku pada usia yang masih sangat muda.

“Tumbuhnya keberanian Alya untuk menerbitkan buku di usia 9 tahun menjadi hal yang patut diapresiasi dan dirayakan. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia memiliki kreativitas, imajinasi, dan keberanian untuk berkarya sejak dini,” tulis Meutya dalam kata pengantarnya kepada Media, Jakarta, Selasa (9/6).

Menurut Meutya, perkembangan teknologi tidak mengurangi pentingnya budaya membaca dan menulis bagi anak-anak.

“Di tengah perkembangan teknologi, membaca dan menulis tetap menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus penting untuk membantu anak-anak berpikir, berkreasi, dan mengenal dunia lebih luas,” ujarnya.

Alya mengaku ingin terus menulis dan mengembangkan serial buku bertajuk Diary of Alya yang mengangkat berbagai pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menargetkan dapat menerbitkan sedikitnya tiga buku baru setiap tahun.

“Aku ingin buku ini mudah dibaca dan dibawa oleh teman-temanku, menyenangkan karena banyak gambar dan berwarna, menambah kemampuan bahasa Inggris, serta memberi inspirasi untuk hidup sehat, semangat, dan berprestasi,” kata Alya.

Ketiga buku tersebut disajikan dalam format berbahasa Inggris dengan ilustrasi berwarna dan jumlah halaman yang relatif ringkas, sehingga ditujukan untuk pembaca anak-anak. Kehadiran Alya menambah daftar penulis muda Indonesia yang mulai menunjukkan minat dan kemampuan berkarya melalui dunia literasi sejak usia dini.