MA Insan Cendekia Nusantara Resmi Hadir di Purwakarta

ANP • Saturday, 6 Jun 2026 - 22:07 WIB

Purwakarta – Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia Nusantara resmi hadir di Kabupaten Purwakarta. Sekolah berkonsep International Islamic Boarding School ini diresmikan pada Sabtu (6/6) dan diharapkan menjadi salah satu pilihan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Peresmian sekolah tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Muhammad Yusuf Ateh, Hashim Djojohadikusumo, Syafrie Sjamsuddin, serta Nasaruddin Umar dan Erick Thohir. 

Ketua Pembina Yayasan Endan Andansih, Muhammad Yusuf Ateh, menyampaikan bahwa kehadiran MA Insan Cendekia Nusantara merupakan bagian dari ikhtiar yayasan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan inklusif.”Sekolah ini adalah bagian dari Masjid Endan Andansih yang telah dibangun lebih dahulu. Dan semuanya dibangun di atas tanah wakaf. Oleh karena itu, sekolah ini bukan milik perseorangan, melainkan milik umat dan akan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya. 

Ateh juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan pendidikan agar semakin banyak anak-anak Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar yang terbaik.

“Pendidikan yang baik akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi tempat tumbuhnya insan-insan yang berakhlak, berprestasi, dan memiliki wawasan global,” ucapnya.

Ateh menambahkan, Sekolah ini bersifat non-profit dan non-komersial. Karena itu, setiap dukungan yang diberikan bukanlah investasi untuk memperoleh keuntungan materi, melainkan investasi kebaikan, investasi pendidikan, dan insya Allah menjadi amal jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir.

Sementara itu, Ketua Yayasan Endan Andansih, Endang Usman, menjelaskan bahwa MA Insan Cendekia Nusantara dirancang sebagai sekolah berasrama yang menggabungkan pembelajaran akademik, pembinaan karakter, serta pendidikan keagamaan dalam lingkungan yang kondusif.

Dengan mengusung motto “Berakhlak Islami, Berbudaya Nusantara, Berdaya Saing Global,” MA Insan Cendekia Nusantara diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran yang mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan budaya bangsa.