Catat Sejarah, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA

FAZ • Thursday, 4 Jun 2026 - 21:55 WIB
Jakarta - Kementerian Agama mencatat sejarah baru dalam transformasi kelembagaan Kantor Urusan Agama (KUA). Sebanyak 15 perempuan dari unsur Penyuluh Agama Islam dilantik sebagai Kepala KUA.
 
Pelantikan 108 Kepala KUA se-Indonesia ini berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2024 dan KMA Nomor 1644 Tahun 2025 yang membuka kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam untuk menduduki jabatan Kepala KUA.
 
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, pelantikan tersebut menandai era baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif dan berorientasi pada penguatan layanan keagamaan. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh fungsi KUA dapat dijalankan secara optimal sesuai kebutuhan masyarakat.
 
Abu Rokhmad menjelaskan, transformasi KUA tidak hanya menyangkut perubahan struktur kelembagaan, tetapi juga penguatan kualitas pelayanan. Karena itu, Kementerian Agama memberikan ruang yang sama bagi pejabat fungsional Penghulu maupun Penyuluh Agama Islam untuk berkontribusi memimpin KUA. Hal ini juga sejalan dengan visi Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menempatkan KUA sebagai garda terdepan layanan keagamaan.
 
“Dengan kesempatan yang sama bagi penghulu dan penyuluh agama Islam, diharapkan seluruh fungsi KUA dapat terlaksana maksimal dan seluruh jenis layanan KUA dapat disediakan secara proporsional,” ujar Abu Rokhmad di sela acara pelantikan, Kamis (4/6/2026).
 
Menurutnya, kehadiran perempuan dalam kepemimpinan KUA menjadi bagian penting dari penguatan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Pengalaman panjang para penyuluh perempuan dalam mendampingi keluarga, majelis taklim, dan komunitas keagamaan dinilai menjadi modal berharga dalam mengembangkan layanan KUA yang lebih responsif.
 
Ia menambahkan, KUA saat ini tidak lagi dipahami hanya sebagai tempat pencatatan pernikahan. KUA telah berkembang menjadi pusat layanan keagamaan yang mencakup pembinaan keluarga, bimbingan perkawinan, kemasjidan, zakat dan wakaf, hisab rukyat, hingga penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.
 
“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala KUA saat ini akan menjadi momentum bersejarah tentang era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” tegas Abu.
 
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, Muhammad Zain, mengatakan, pelantikan Kepala KUA dari unsur Penyuluh Agama Islam merupakan hasil proses panjang yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Seluruh tahapan dilakukan secara profesional dengan memperhatikan kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.
 
Menurut Muhammad Zain, pengangkatan Kepala KUA kali ini juga mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam memperluas ruang pengabdian ASN yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Kehadiran para penyuluh perempuan sebagai Kepala KUA diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan publik berbasis kebutuhan umat.
 
“Biro SDM berkomitmen memastikan setiap proses pengangkatan jabatan berjalan sesuai prosedur dan mendukung kebutuhan organisasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Muhammad Zain.
 
Sebagai informasi, dari total 258 Kepala KUA yang dilantik terdapat 15 perempuan yang berasal dari jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi bagian dari tonggak sejarah baru kepemimpinan KUA. Kelima belas perempuan tersebut adalah: 
1. ANDI ARIANI HIDAYAT - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa
2. ⁠UUN KURNIASIH - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu
3. ⁠LILIK HANIFAH - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung
4. ⁠SITI KHOTIJAH - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung
5. ⁠THUCHFATUL SYAFA'ATUN MUNIRO - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan
6. ⁠SITI MUSTAQILAH - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep
7. MUFAROHA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan
8. SAINIYAH - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan
9. EIJIYAH AINUN BISARI - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau
10. SITI ZAHIRAH SAID - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan
11. MUSTIKA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan
12. SRI SARTIKA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau
13. SITI HAJIR - Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh
14. RAPIKA - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu
15. PITRIANI - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu
Catat Sejarah, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA