ThirdHome Perluas Ekspansi ke Indonesia, Bidik Pasar Vila Mewah dan Wisatawan Premium

ANP • Wednesday, 13 May 2026 - 17:35 WIB
Director ThirdHome, Giles Adams (kiri) bersama Bussines Development Director South East Asia, Jules Sedgwick dalam jumpa pers di The Langham Jakarta, Rabu (13/5/2026)

JAKARTA  – ThirdHome⁠, klub pertukaran rumah mewah global bagi pemilik rumah kedua, resmi memperluas ekspansinya ke Indonesia. Langkah strategis ini dilakukan seiring meningkatnya daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia, khususnya di Bali, Lombok, dan Sumba.

Ekspansi tersebut sekaligus menandai fokus perusahaan dalam menjangkau kalangan wisatawan Indonesia yang semakin kaya dan mengutamakan pengalaman perjalanan eksklusif.

Director ThirdHome, Giles Adams, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar bagi pertumbuhan industri perjalanan mewah global.

“Bali menjadi daya tarik global, sementara meningkatnya permintaan terhadap pulau-pulau berkembang lainnya serta bertambahnya jumlah pemilik rumah mewah lokal menciptakan peluang menarik bagi klub perjalanan pribadi eksklusif seperti ThirdHome,” ujarnya, di The Langham Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Didirikan pada 2010, ThirdHome berkembang menjadi jaringan rumah kedua mewah terbesar di dunia dengan lebih dari 30.000 rumah liburan di 2.500 destinasi yang tersebar di lebih dari 100 negara. Nilai rata-rata properti dalam jaringan ini mencapai USD 2,4 juta.

Perusahaan juga bermitra dengan lebih dari 150 resort mewah internasional, termasuk The Ritz-Carlton dan Minor Vacation Club. Hingga kini, ThirdHome telah memfasilitasi hampir 100.000 pertukaran rumah mewah bagi para anggotanya di seluruh dunia.

Sementara itu, Bussines Development Director South East Asia, Jules Sedgwick mengatakan konsep yang ditawarkan cukup sederhana. Para anggota menyediakan waktu menginap di rumah kedua mereka selama dua minggu untuk memperoleh “Keys” atau kredit perjalanan. Kredit tersebut kemudian dapat digunakan untuk menginap di berbagai vila dan residensi mewah di destinasi lain di seluruh dunia.

"Model ini memberikan keuntungan bagi pemilik properti karena mereka dapat memaksimalkan nilai rumah saat tidak digunakan tanpa harus menghadapi kompleksitas penyewaan jangka pendek. Selain itu, sistem komunitas eksklusif yang diterapkan ThirdHome juga memberikan rasa aman karena properti hanya digunakan oleh anggota terpercaya dengan standar yang serupa.," katanya.

Saat ini, ThirdHome telah memiliki hampir 100 vila dan residensi mewah di Indonesia yang sebagian besar diperoleh melalui pertumbuhan organik. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat signifikan setelah peluncuran resmi ekspansi perusahaan di Indonesia.

Sebagai destinasi internasional yang terus berkembang, Bali dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat portofolio perusahaan. ThirdHome juga akan bekerja sama dengan berbagai mitra afiliasi untuk menghadirkan residensi berservis bintang lima di resort mewah berstandar internasional.

Pendiri sekaligus Chairman dan CEO ThirdHome, Wade Shealey, menegaskan bahwa Indonesia menjadi pasar strategis berikutnya bagi pertumbuhan perusahaan di Asia Tenggara.

“Indonesia adalah pilihan yang jelas untuk fase ekspansi kami berikutnya di Asia Tenggara. Status global Bali dan kepadatan rumah kedua mewah yang luar biasa, dikombinasikan dengan kehadiran kami yang sudah mapan di Australia, menjadikan pasar ini sangat menarik,” kata Shealey.

Dengan meningkatnya jumlah individu berpenghasilan tinggi serta tingginya minat terhadap pengalaman perjalanan premium, Indonesia dinilai menjadi salah satu pasar paling potensial bagi pertumbuhan sektor luxury travel dan private home exchange di kawasan Asia Pasifik.