Stanford Seed Buka Beasiswa Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha RI, Pendaftaran Ditutup 1 Juni 2026

• Tuesday, 12 May 2026 - 19:08 WIB
Country Director Stanford Seed Indonesia, Philip Setiadi (Istimewa)

Jakarta – Program pelatihan bisnis internasional dari Stanford University, Stanford Seed Transformation Program (STP), kembali membuka pendaftaran bagi pengusaha Indonesia untuk angkatan 2027. Program yang berada di bawah Stanford Graduate School of Business (GSB) ini menawarkan pendidikan bisnis kelas dunia sekaligus kesempatan beasiswa bagi peserta yang memenuhi syarat.

Country Director Stanford Seed Indonesia, Philip Setiadi, mengatakan program tersebut dirancang untuk membantu pengusaha dan pemimpin bisnis menengah melakukan transformasi perusahaan agar lebih berkembang dan berdaya saing global.

“Dalam kesempatan ini kami menghadirkan pendidikan bisnis kelas dunia langsung ke Indonesia bagi para pengusaha, atau CEO dan founder yang siap mengembangkan perusahaan mereka. Apalagi dalam program kali ini, kami juga menawarkan beasiswa bagi mereka yang memenuhi syarat,” ujar Philip dalam diskusi media di Jakarta, Selasa (12/5).

Stanford Seed merupakan program pengembangan bisnis yang telah berjalan di berbagai negara berkembang, termasuk Afrika, Asia Selatan, dan Indonesia. Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membantu pengurangan angka kemiskinan melalui penguatan kapasitas bisnis.

Program STP dilaksanakan selama 10 bulan dengan format hybrid, menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka bersama tenaga pengajar dari Stanford Graduate School of Business. Peserta juga akan mengikuti lokakarya bersama tim manajemen perusahaan yang difasilitasi Business Transformation Advisor (BTA).

Kurikulum yang diberikan mencakup tujuh modul utama, mulai dari strategi bisnis, pemasaran, manajemen keuangan, pengembangan SDM, hingga kepemimpinan. Di akhir program, peserta diwajibkan menyusun Transformation Plan atau rencana transformasi bisnis untuk tiga hingga lima tahun ke depan.

Pengusaha dari Berbagai Negara

Stanford Seed mencatat program tersebut telah diikuti lebih dari 1.500 pengusaha dari berbagai negara. Sebanyak 87 persen perusahaan peserta disebut berhasil memperoleh pendanaan usai mengikuti program, dengan peningkatan median pendapatan mencapai 29 persen dalam satu tahun.

Secara global, lulusan STP juga telah berhasil mengamankan pendanaan senilai USD 2 miliar dalam bentuk pinjaman, ekuitas, maupun hibah.

Di Indonesia, dampak program mulai terlihat sejak angkatan pertama tahun 2025. Sebanyak 56 persen peserta memperluas pasar ke wilayah atau negara baru, memperluas segmen pelanggan, serta melakukan inovasi produk dan layanan.

Salah satu peserta angkatan pertama, Co-Founder & CEO dibimbing.id dan Cakrawala University, Zaky Muhammad Syah, mengaku memperoleh perubahan signifikan setelah mengikuti program tersebut.

“Perubahan paling berdampak yang saya lakukan adalah menerapkan fokus strategis dan struktur kepemimpinan yang jelas. Hasilnya, pendapatan kami tumbuh secara signifikan, NPS meningkat di atas 75, dan kami memperluas kemitraan perekrutan kami dengan lebih dari 1.000 perusahaan,” ujarnya.

Selain pembelajaran, peserta juga akan tergabung dalam Stanford Seed Transformation Network (STN), komunitas alumni global yang kini memiliki lebih dari 1.500 anggota dari berbagai negara. Melalui jaringan tersebut, peserta dapat memperluas relasi bisnis, berbagi pengalaman, hingga membuka peluang investasi.

Program STP terbuka bagi pengusaha atau founder dengan omzet tahunan antara USD 300 ribu hingga USD 15 juta atau sekitar Rp5 miliar sampai Rp230 miliar, serta memiliki minimal tiga anggota tim manajemen di luar pemilik usaha.

Pendaftaran untuk angkatan 2027 dibuka hingga 1 Juni 2026. Peserta yang lolos seleksi awal akan diminta mengirimkan video perkenalan dan laporan keuangan sebelum menjalani tahap wawancara bersama komite seleksi. Hasil akhir penerimaan peserta dijadwalkan diumumkan pada September 2026.

Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh dua sertifikat resmi dari Stanford Graduate School of Business, masing-masing untuk individu CEO/founder dan untuk perusahaan.