Gelar Lomba Video Kreatif, Kembud Ajak Generasi Muda Promosikan Warisan Nusantara

AKM • Monday, 4 May 2026 - 17:55 WIB
Kementerian Kebudayaan meluncurkan Lomba Konten Video Kreatif bertajuk *“Aku dan Budayaku”* sebagai upaya mendorong keterlibatan generasi muda

Jakarta — Kementerian Kebudayaan meluncurkan Lomba Konten Video Kreatif bertajuk *“Aku dan Budayaku”* sebagai upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian sekaligus promosi budaya Indonesia melalui platform digital.

Peluncuran program tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam taklimat media di Gedung E Kementerian Kebudayaan, kawasan Senayan, Jakarta. Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat identitas budaya bangsa.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar dan beragam. Karena itu, pendekatan kreatif melalui konten video dinilai menjadi cara efektif untuk mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan berbagai situs budaya dan museum di daerah.

“Konten digital bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan kembali budaya kita kepada masyarakat luas, sekaligus membangun interaksi yang lebih dekat dengan warisan sejarah di berbagai daerah,” ujarnya kepada Media, Jakarta, Senin (4/5).

Ia juga menyoroti bahwa generasi muda saat ini memiliki kemampuan yang kuat dalam menciptakan konten di ruang digital. Potensi tersebut, kata dia, perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi konsumsi hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan promosi budaya.

Melalui lomba ini, peserta didorong untuk mengangkat tema “Museum dan Cagar Budaya di Daerahku” dalam bentuk video kreatif. Karya yang dihasilkan diharapkan mampu menampilkan sisi menarik dari situs budaya lokal sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian.

Selain itu, Menteri Fadli menilai ajang ini juga dapat memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.

"Dengan meningkatnya eksposur digital, museum dan cagar budaya di berbagai daerah diharapkan semakin dikenal dan diminati masyarakat," tuturnya.

Ruang Ekspresi 

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menyebut lomba ini sebagai ruang ekspresi sekaligus sarana membangun kedekatan generasi muda dengan budaya lokal.

" Karya -karya yang dihasilkan tidak hanya berpotensi meningkatkan kunjungan ke museum, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya komunitas pecinta budaya di berbagai daerah," imbuhnya.

Lomba “Aku dan Budayaku” terbuka bagi masyarakat umum serta pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Pendaftaran berlangsung hingga 30 Juni 2026 dan karya peserta akan dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial, seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.

Para pemenang nantinya akan mendapatkan total hadiah puluhan juta rupiah. Informasi lebih lanjut terkait syarat dan ketentuan dapat diakses melalui laman resmi penyelenggara.

Kementerian Kebudayaan berharap, melalui inisiatif ini, generasi muda tidak hanya menjadi penikmat budaya, tetapi juga berperan aktif sebagai kreator dan duta budaya di era digital.