Persaingan Global, Program Pendidikan Berbasis International Baccalaureate (IB) Jadi Prioritas Diterapkan

AKM • Sunday, 26 Apr 2026 - 10:50 WIB
Hope Intercultural School (HIS) menggelar kegiatan Discovery Day (Istimewa)

Jakarta- Orang tua menjadi komponen terpenting dalam memilih tenpat pembelajaran yang  baik bagi anaknya. Salah satunya adalah orang tua perlu memahami secara mendalam penerapan metode kurikukum pemdidikan disekolah. 

Hope Intercultural School (HIS) menggelar kegiatan Discovery Day di North Campus kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), Jakarta, Sabtu (25/4).  Kegiatan ini menjadi ajang bagi orang tua untuk mengenal lebih jauh konsep pendidikan, kurikulum, serta lingkungan belajar yang ditawarkan sekolah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, HIS memperkenalkan pendekatan pendidikan berbasis International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai Kristiani. Implementasi IB juga menggunakan metode pembelajaran berbasis eksplorasi (inquiry-based learning), pemahaman konseptual yang mendalam, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis. 

Koordinator Sistem Sekolah HIS, Recky Rendy, menyatakan bahwa fasilitas yang disediakan turut mendukung proses pembelajaran secara optimal.

“Kami menghadirkan ruang kelas interaktif, area kolaboratif, serta sarana pengembangan seni dan olahraga untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong kreativitas dan eksplorasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (26/4).

Selain itu, HIS juga mengintegrasikan pembelajaran STEM dengan pengenalan teknologi seperti robotika dan kecerdasan buatan. Pendekatan ini bertujuan membangun kemampuan pemecahan masalah dan pola pikir komputasional siswa sejak dini.

Program lain yang ditawarkan adalah kurikulum Bahasa Mandarin yang disusun secara bertahap, mulai dari kemampuan komunikasi dasar hingga pemahaman budaya. Program ini dipandu oleh tenaga pengajar berstandar internasional untuk memperkuat kompetensi global siswa.

Capaian Akademik

Sementara itu, penasihat kerangka IB HIS, Esther McIntyre, menekankan bahwa pendidikan di HIS tidak hanya berorientasi pada capaian akademik.

“Kami membentuk siswa yang bertumbuh dalam iman, karakter, serta memiliki panggilan hidup yang jelas melalui pendekatan IB,” katanya.

Antusiasme orang tua terlihat sepanjang kegiatan Discovery Day, mencerminkan meningkatnya minat terhadap pendidikan berbasis global yang tetap mengedepankan nilai-nilai karakter. Banyak peserta menilai pendekatan HIS relevan dalam mempersiapkan anak menghadapi tantangan masa depan tanpa mengabaikan fondasi moral.

Seiring berkembangnya kawasan PIK2 sebagai pusat pertumbuhan baru di Jakarta, kehadiran HIS diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pendidikan bagi masyarakat yang mencari kombinasi antara standar internasional dan penguatan nilai-nilai kehidupan.