
Surabaya- PT Pegadaian menyelenggarakan English Festival and Closing Ceremony sebagai puncak pelaksanaan Program Guru Transformasional di wilayah Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo pada Kamis (16/04).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd., Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, para Ketua Wilayah Kerja di Jawa Timur, Ketua MGMP Bahasa Inggris tingkat MTs dan MA Jawa Timur, serta para peserta program dan siswa peserta lomba dari sekolah penerima manfaat.
Kegiatan ini merupakan bentuk kulminasi dari seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan sejak bulan November 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk merefleksikan hasil pelatihan melalui berbagai kompetisi yang melibatkan siswa dan guru peserta program yang berasal dari 13 sekolah MTs dan 6 MA di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, melalui Lomba Spelling Bee, Lomba School Feud, hingga Lomba News Anchor.
Selain kegiatan lomba, terdapat ajang pemberian apresiasi kepada para peserta program berupa Best Achiever, Best Performer, dan Best Video.
“Kami berharap para guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri siswa,” ucap Ahmad. (16/04)
Program Guru Transformasional di Kota Surabaya merupakan program peningkatan kompetensi guru mata pelajaran Bahasa Inggris di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dengan menanamkan nilai-nilai agama yang rahmatan lil alamin secara efektif.
Program yang telah berjalan selama 8 bulan ini melibatkan 30 guru Bahasa Inggris dari 13 MTs dan 6 MA di Kota Surabaya. Para peserta mengikuti pelatihan dan pendampingan secara hybrid melalui pelantar Guru Binar dengan berfokus pada peningkatan kompetensi bahasa Inggris.
“Pelatihan bahasa Inggris sangat jarang kami dapatkan sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan untuk kami. Kami juga merasa lebih percaya diri saat mengajar di kelas. Ini terlihat juga dari reaksi siswa yang semakin senang saat kami belajar di kelas,” ucap Erda Kustiah, guru dari MTs Darut Tauhid Kota Surabaya yang merupakan peserta program.
Erda juga menambahkan bahwa pelatihan bahasa Inggris adalah pelatihan yang telah ia nantikan, “Kalau pelatihan tentang strategi pembelajaran di kelas sudah banyak, tapi pelatihan bahasa Inggris ini yang susah kami dapatkan, terutama untuk kami yang berasal dari MTs dan MA, maka kami sangat beruntung,” tuturnya.
Setelah mengikuti rangkaian program, para peserta program juga diikutsertakan dalam tes bahasa Inggris berstandar internasional CEFR dari British Council.
CEFR atau Common European Framework of Reference for Languages adalah standar internasional untuk mengukur kemampuan bahasa. Levelnya pun terbagi menjadi 6 level, dari A1 (yaitu pemula) hingga C2 (yaitu hampir setara dengan penutur asli).
“Ternyata hasilnya bagus ya, semula mayoritas level A2 menjadi level B1,” tambah Ahmad (16/04).
Program tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Kemenag Provinsi Jawa Timur, “Kami mendukung penuh dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Pegadaian karena telah memberikan pelatihan berbahasa Inggris ini untuk guru-guru kami di MTs dan MA,” ucap Sugiyo. (16/04)
Dengan diadakannya program ini, diharapkan dapat menjadi salah satu modal untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam berbahasa Inggris, di wilayah Surabaya dan sekitarnya.