Redakan Kecemasan Jamaah, Smart Hajj Hadirkan Manasik dan Informasi Langsung dari Maskapai

AKM • Saturday, 18 Apr 2026 - 20:11 WIB
Direktur Utama PT Tursina Tours, H. Muhamad Farid Aljawi berikan Sambutan Dalam Acara Manasik (Istimewa)

Tangerang Selatan— Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan manasik haji *Smart Hajj* yang dirangkai dengan halal bihalal di Tangerang Sosial, Sabtu (18/4). Di tengah persiapan menuju Tanah Suci, kegiatan ini menjadi ruang penting bagi calon jamaah untuk mendapatkan ketenangan sekaligus kepastian.

Mengusung tema *“Sempurnakan Ilmu, Mantapkan Kalbu, Menuju Haji Mabrur yang Dirindu”*, acara ini menghadirkan ratusan peserta, mulai dari calon jamaah hingga alumni haji dan umrah.

Direktur Utama PT Tursina Tours, H. Muhamad Farid Aljawi, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab berbagai kegelisahan jamaah, terutama terkait situasi geopolitik di Timur Tengah.

“Banyak jamaah yang bertanya soal keamanan dan penerbangan. Karena itu, kami hadirkan langsung pihak maskapai dan operator di Arab Saudi agar informasi yang diterima benar-benar valid,” ujarnya, Jakarta, Sabtu (18/4).

Keresahan tersebut, menurut Farid, sempat memunculkan berbagai pertanyaan, mulai dari rute penerbangan hingga opsi penerbangan langsung. Namun, ia memastikan kondisi saat ini sudah kembali normal.

“Sejak awal April, penerbangan sudah berjalan normal. Ini penting agar jamaah tidak lagi diliputi kekhawatiran,” katanya.

Tak hanya soal informasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Para alumni yang hadir bahkan turut membawa anggota keluarga yang berniat kembali mendaftar haji atau umrah.

Di balik itu, persiapan teknis keberangkatan juga terus dimatangkan. Seluruh kebutuhan jamaah, mulai dari akomodasi hingga konsumsi, telah dikontrak sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Dari total 516 jamaah, seluruh visa telah rampung, menandakan kesiapan administratif yang hampir sempurna. Untuk transportasi, jamaah akan diberangkatkan melalui tiga maskapai dengan kombinasi penerbangan langsung dan transit.

Bagi para calon jamaah, kegiatan ini bukan sekadar manasik, tetapi juga perjalanan awal dalam memantapkan niat dan kesiapan hati menuju ibadah haji.

“Harapannya, jamaah tidak hanya siap secara fisik, tapi juga mantap secara spiritual,” tutur Farid.