Lomba Menu Sehat MBG Meriahkan HUT ke-29 Kota Bekasi, Dorong Inovasi Gizi Seimbang

AKM • Sunday, 12 Apr 2026 - 18:53 WIB
Dr kiri ke kanan Kadis Kesehata, Walikota. Bekasi dan Ketua PPJI Kota Bekasi Tinjau Lomba Menu MBG (Istimewa)

KOTA BEKASI — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-29 Kota Bekasi sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kota Bekasi menggelar Lomba Menu Sehat MBG di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (12/4).

Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini, serta Ketua PPJI Kota Bekasi Sunarti Atmaja, bersama sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menekankan pentingnya inovasi dalam penyajian menu bergizi, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama program MBG.

“Menu yang disajikan harus bervariasi dan menarik. Tidak hanya mengejar kenyang atau nilai gizi, tetapi juga rasa dan penyajian, karena itu menentukan minat anak-anak untuk makan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka stunting. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, bahkan sebelum pernikahan, melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan.

“Masalah stunting harus ditangani sejak awal, bahkan sebelum pernikahan, agar dapat diminimalkan dan tidak berlanjut pada generasi berikutnya,” lanjutnya.

Tri juga mengapresiasi peran tenaga kesehatan dan penyelenggara jasa boga dalam menyukseskan program tersebut, seraya menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjaga kualitas layanan gizi masyarakat.

“Membangun kota bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang sehat, cerdas, dan bahagia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PPJI Kota Bekasi, Sunarti Atmaja, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto sekaligus bagian dari peringatan HUT Kota Bekasi ke-29.

“Melalui lomba ini kami ingin mendorong kreativitas peserta dalam menyajikan menu sehat, bergizi, dan higienis dengan anggaran sesuai standar MBG, yakni sekitar Rp10.000,” ujarnya.

Sunarti menyebutkan lomba diikuti oleh 61 peserta dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Bekasi, baik yang telah tersertifikasi maupun yang masih dalam proses pemenuhan standar.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan motivasi bagi para pengelola untuk terus meningkatkan kualitas penyajian makanan,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya kreativitas peserta, bahkan dalam keterbatasan anggaran, yang dinilai mampu menghasilkan menu berkualitas dan menarik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, menilai lomba ini sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mengedukasi publik terkait standar menu MBG.

“Kegiatan ini menjawab berbagai persepsi negatif terkait menu MBG. Dengan anggaran sekitar Rp10.000, menu yang disajikan tetap bisa berkualitas, menarik, dan memenuhi standar gizi,” ujarnya.

Ia menambahkan pentingnya melibatkan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memberikan masukan terhadap menu makanan agar sesuai dengan kebutuhan dan selera penerima manfaat.

Menurutnya, lomba ini merupakan yang pertama diselenggarakan di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain.

“Kota Bekasi menjadi pelopor. Harapannya kegiatan ini bisa direplikasi di berbagai kota lainnya,” tutupnya.

Adapun para pemenang lomba Menu Sehat MBG, yakni Juara I diraih SPPG Jati Raden, Juara II SPPG Harapan Jaya 3, dan Juara III SPPG Mustikasari. Sementara Juara Harapan I diraih SPPG Jatiasih 2, Harapan II SPPG Teluk Pucung 1, dan Harapan III SPPG Cimuning 2.