Acha Septriasa Singgung MBG, Warganet: Gak Semua Orang Tua Mampu! 

MUS • Sunday, 15 Mar 2026 - 15:30 WIB

Jakarta — Pernyataan aktris Acha Septriasa yang menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet mengkritik pernyataan Acha, dan menilai program tersebut justru membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga dengan ekonomi terbatas.

Sebelumnya, aktris yang kini tinggal di Australia itu menyampaikan kritik terkait berbagai pemberitaan tentang MBG yang belakangan ramai diperbincangkan. Melalui unggahan di media sosial, ia mengaku merasa pusing melihat polemik yang berkembang mengenai program tersebut.

Acha juga mempertanyakan apakah situasi tersebut membuat masyarakat menjadi lelah dan terkesan menertawakan cara pengelolaan pajak rakyat. Ia pun mengajak publik untuk tidak diam dan berani merespons isu tersebut karena berkaitan dengan penggunaan pajak masyarakat.

“Denger berita MBG .. pusing gak si loe... apa tujuan "mereka" cuma pengen bikin kita cape dan tertawakan Ke Naif - an mereka mengelola Pajak rakyat? Kalau itu Tujuan nya kita Response dong guys! Masa diem aja.... Ini negara kita Pajak Kita,” ujarnya di akun Instagram @septriasaacha.

Namun pernyataan itu menuai tanggapan beragam dari warganet. Banyak yang menilai Acha tidak melihat langsung manfaat program MBG bagi masyarakat di daerah.

Akun Instagram @azzuranaura1206 menilai program tersebut sangat membantu keluarga di desa. “Kak untuk kamu yg berkecukupan mungkin MBG ga berguna, tpi aku hidup di desa dan anakku dapet MBG yg layak, coba kamu datang ke desa2 banyak anak yg kebantu bnget dengan ada’a MBG, bahkan posyandu untuk ibu hamil dan anak,” tulisnya.

Ia juga mengingatkan agar program tersebut tidak dinilai hanya dari satu sisi. “kamu kan artis harus’a kmu jngan menilai dari sebelah mata aja,” lanjutnya.

Komentar serupa datang dari akun @factual.id yang menilai banyak orang tidak mengetahui manfaat program tersebut secara langsung.

“Orang yg suka mengejek MBG pasti gatau bagaimana manfaatnya punya 40 dapur MBG buat peningkatan ekonomi keluarga sendiri,” tulis akun tersebut.

Sebagian warganet juga mengakui bahwa program MBG masih memiliki kekurangan, namun mereka menilai manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.

Akun @srisartika86 mengatakan program tersebut setidaknya membantu meringankan pengeluaran keluarga. “Buat saya yang sebagai IRT yg anaknya dapet MBG seenggaknya meringankan karna mengurangi uang jajan,” tulisnya.
Ia juga menyarankan agar pengelolaan dapur MBG dilakukan secara transparan.

“Bisa nggak ya tiap dapur mbg bikin laporan pertanggungjawaban gitu semacam audit,” tambahnya.

Warganet lain, @handy_nurcahyo, menilai kritik sebaiknya diarahkan pada pelaksanaan program, bukan pada program secara keseluruhan. “Program MBG sudah baik karena banyak manfaat apalagi di desa2 walaupun ada kekurangan wajar karena program baru dan perlu banyak perbaikan,” tulisnya. “Kritisi saja dapur2 yg bermasalah jangan program nya,” lanjutnya.

BACA JUGA: Tepis Anggapan MBG Bunuh UMKM, ini Kata Babah Alun

Komentar senada disampaikan akun @nia_wijayantii, yang menilai banyak pemberitaan negatif membuat persepsi publik menjadi tidak seimbang.

“Mungkin dengernya pas berita jelek2 saja tentang MBG... banyak berita bagusnya juga padahal,” tulisnya.
Menurutnya, program besar seperti MBG memang membutuhkan waktu untuk berjalan lebih baik.

Selain di akun pribadi Acha, kritik dari warganet juga muncul di kolom komentar akun lain yang mengutip pernyataan tersebut, salah satunya akun @btgfeed.

Akun @pmpk.reborn menilai semua warga negara memiliki hak yang sama untuk menyampaikan pandangan karena sama-sama membayar pajak.

“Masalahnya bukan lu doang yg bayar pajak semuanya juga bayar pajak,” tulisnya.

Ia juga mempertanyakan mengapa kritik lebih sering diarahkan pada program MBG dibanding program bantuan pemerintah lainnya.

“apakah bukannya lebih baik MBG semua orang semua kalangan bisa menerima manfaat tanpa birokrasi ribet,” lanjutnya.

Akun @ricks_family2009 juga menyinggung perbedaan kondisi ekonomi antara Acha dan sebagian masyarakat. “Cha ga semua orang tua mampu kaya lo hidup nya,” tulisnya.

Sementara itu akun @dianasuwarni8 menyebut program MBG sangat bermanfaat bagi anak-anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“MBG sangat bermanfaat untuk anak-anak Indonesia apalagi anak-anak yang kurang mampu,” tulisnya.

Komentar lain datang dari akun @koh.ayiz yang menilai manfaat MBG harus dilihat dari kondisi seluruh wilayah Indonesia.

“oknum orang kaya tidak akan mengerti dan paham makna serta pentingnya MBG bagi anak sekolah se Indonesia,” tulisnya.

Bahkan kritik juga datang dari sesama pengguna media sosial yang menilai figur publik sebaiknya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat mengenai program publik.

Akun @zanzabellaa menulis, “Bacot ah si aca.. udh bagus jd artis malah ikut2an bahas bgini.”

Perdebatan di media sosial ini menunjukkan program MBG masih menjadi topik yang memunculkan beragam perspektif di masyarakat, mulai dari kritik hingga dukungan berdasarkan pengalaman langsung penerima manfaat.