FILM Once We Were Us, Romantis Nan Realistis

FAZ • Monday, 23 Feb 2026 - 17:26 WIB

Genre : Drama, Komedi
Sutradara : Kim Do-Young
Penulis : Kim Ha-Na & Yeum Moon-kyoung
Produser : Heo Seong-jin
Distributor : Showbox
Pemeran : Koo Kyo-hwan, Moon Ga-young, Shin Jung-geun, Lee Sang-yeob, Kim Seo-won, Im Jae-hyuk, Kim So-yul
Durasi : Hampir 2 jam
Sedang tayang di bioskop Indonesia

Drama romantis biasanya menampilkan adegan serba kebetulan yang membawa tokohnya mengalami jatuh cinta pada pandangan pertama. Pada beberapa bagian, Once We Were Us memang tetap menampilkan peristiwa tak terduga yang indah. Namun sebagian besar, kisah asmara di Once We Were Us terbangun secara realistis.

Dua mantan kekasih Eun-ho (diperankan oleh Koo Kyo-hwan) dan Jeong-won (Moon Ga-young) bertemu kembali dalam penerbangan menuju Korea Selatan, membangkitkan kenangan pertemuan tak sengaja mereka pada tahun 2008, ketika mereka menemukan cinta pada masa muda di tengah kekacauan Seoul sebelum tantangan kehidupan memisahkan mereka.

Drama yang diselingi unsur pemancing senyum ini menggunakan kontras visual yang unik untuk membedakan dua latar waktu: nuansa penuh warna untuk masa lalu saat Eun-ho dan Jeong-won saling PDKT dan bermesraan.

Sedangkan untuk menggambarkan kehampaan masa kini, visualisasi hitam putih yang dingin ditampilkan dengan makna emosi mendalam. Para tokohnya pun tak memberikan solusi jelas, sebaliknya penonton diajak merenungkan cinta sejati. Terutama soal pendewasaan diri.

Sutradara Kim Do-young sukses memberikan sentuhan khas Korea yang memancing emosi penonton pada remake film Tiongkok Us and Them ini. Do-young memilih untuk tidak menggunakan konflik yang terlalu bombastis.

Cerita berkembang melalui percakapan mendalam, gestur kecil, dan atmosfer yang sarat nostalgia, sehingga penonton merasa ikut duduk bersama karakter dalam perjalanan emosional mereka. Interaksi keduanya sangatlah lembut dan menghangatkan, mengalir secara nyata serta jujur.

Kita akan merasa terhubung karena melihat refleksi diri sendiri dalam cara kedua pemeran ini menunjukkan perjuangan mencari nafkah, berusaha menjadi sukses, sambil memelihara hubungan percintaan, sampai menghadapi perpisahan yang bisa jadi tak seindah dibayangkan.