Transformasi Pendidikan Berbasis Penguatan SDM, PPM Manajemen dan Perkumpulan Strada Teken MoU Kerja Sama

AKM • Sunday, 22 Feb 2026 - 21:18 WIB
Ilustrasi Gedung PPM Manajemen (Istimewa)

Jakarta — PPM Manajemen resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Strada dalam acara yang berlangsung di Gedung Perkumpulan Strada, Jakarta Pusat, Jumat (13/2).

Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi memperkuat transformasi pendidikan melalui pengembangan manajemen dan kepemimpinan yang terstruktur serta berkelanjutan.

PPM Manajemen resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Strada

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Ir. Tjahjono Soerjodibroto, M.B.A., bersama jajaran pimpinan PPM Manajemen, di antaranya Dr. Wendra dan sejumlah pejabat akademik. Dari pihak Perkumpulan Strada, hadir Ketua Pengurus Romo Josephus Ageng Marwata, SJ, serta Direktur Romo Odemus Bei Witono, SJ, M.M., beserta jajaran pengurus.

Penguatan Kompetensi Manajerial dan Akademik

Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Tjahjono Soerjodibroto, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi peningkatan mutu pendidikan berbasis penguatan sumber daya manusia.

“Kami melihat Perkumpulan Strada tengah melakukan akselerasi untuk menghadirkan standar pendidikan yang lebih relevan dan berdampak luas. Penguatan kualitas SDM menjadi fondasi penting dalam proses transformasi tersebut,” ujarnya.

Salah satu implementasi konkret kerja sama ini adalah penyelenggaraan program Mini MM yang dipercayakan kepada PPM School of Management. Program tersebut dirancang untuk membekali tenaga pendidik dan pimpinan sekolah dengan kompetensi manajerial dan kepemimpinan yang adaptif terhadap dinamika pendidikan.

Selain program non-gelar tersebut, Perkumpulan Strada juga mendorong pendidik dan tenaga kependidikan melanjutkan studi formal pada jenjang magister hingga doktoral sebagai bagian dari investasi intelektual jangka panjang.

Tjahjono menjelaskan bahwa kombinasi antara penguatan kompetensi praktis dan pendalaman akademik diharapkan mampu melahirkan pemimpin pendidikan yang tidak hanya unggul dalam operasional, tetapi juga memiliki visi strategis.

"Pendidikan yang tidak hanya unggul dalam operasional, tetapi juga memiliki visi strategis," tegasnya.

Personalia sebagai Kunci Transformasi

Direktur Perkumpulan Strada, Romo Odemus Bei Witono, SJ, menyatakan bahwa transformasi lembaga pendidikan sangat bergantung pada kualitas personalia.

“Personalia ibarat akar pohon yang menghidupi dan menyuburkan pohon sehingga menghasilkan buah yang melimpah. Melalui program Mini MM ini, kami berharap para guru dan pemimpin Strada memiliki energi dan perspektif baru untuk melakukan perbaikan kelembagaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa materi kepemimpinan dan pemasaran menjadi aspek penting dalam memperkuat posisi lembaga pendidikan di tengah persaingan dan perubahan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Dr. Wendra, menjelaskan bahwa kerja sama ini diposisikan sebagai komitmen kolaboratif jangka panjang.

“MoU ini bukan sekadar kesepakatan administratif, tetapi komitmen untuk menghadirkan dampak yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Program Mini MM menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut,” jelasnya.

Kemitraan Jangka Panjang

Melalui kolaborasi ini, PPM Manajemen menegaskan perannya sebagai mitra strategis institusi pendidikan dalam memperkuat tata kelola dan kapasitas manajerial. Sementara itu, Perkumpulan Strada berharap kerja sama ini dapat mempercepat peningkatan mutu pendidikan dan memperluas dampak layanan kepada masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal kemitraan produktif yang berkontribusi pada penguatan ekosistem pendidikan nasional, khususnya dalam aspek kepemimpinan dan manajemen lembaga pendidikan.