PPDB SMA Unggul Garuda Baru Dibuka 28 Februari, Seleksi Berlapis hingga Wawancara

AKM • Thursday, 19 Feb 2026 - 08:52 WIB
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemendiktisaintek, Ardi Findyartini (Istimewa)

JAKARTA — Pendaftaran seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027 akan dibuka pada 28 Februari hingga 7 Maret 2026. Seleksi dilakukan secara berlapis, mulai dari tahap administrasi hingga wawancara.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemendiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan tahap awal berupa pendaftaran dan unggah dokumen administratif.

“Bagian pertama adalah pendaftaran dan unggah dokumen administratif pada 28 Februari sampai 7 Maret 2026,” kata Ardi di Graha Diktisaintek, Rabu (18/2/2026).

Peserta yang lolos seleksi administrasi wajib melakukan daftar ulang paling lambat 17 Maret 2026. Selanjutnya, tes potensi akademik dan tes subjek dijadwalkan pada 31 Maret 2026.

Tiga Mata Pelajaran Diujikan

Ardi menjelaskan, terdapat tiga mata pelajaran yang diujikan dalam seleksi akademik, yakni Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika.

“Ada tiga mata pelajaran yang dites untuk PPDB SMA Unggul Garuda Baru, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika,” ujarnya.

Peserta yang lolos tahap kedua akan mengikuti wawancara untuk menilai profil, motivasi, serta kemampuan interaksi sosial calon siswa.

“Dalam pelawancara ini kita bisa melihat masing-masing calon peserta didik dan juga bagaimana mereka berinteraksi dengan peserta didik yang lain,” kata Ardi.

Pengumuman tahap ketiga dijadwalkan pada 20 April 2026, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan pada 21–28 April. Rekapitulasi hasil akhir dan pengumuman kelulusan akan disampaikan pada 30 April 2026. Orientasi siswa baru direncanakan berlangsung pada pekan ketiga Mei 2026.

Prinsip Afirmasi dan Standar Akademik

Menurut Ardi, seleksi mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, non-diskriminatif, serta afirmatif. Afirmasi diberikan kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan dari wilayah tertentu.

“Kami akan memberikan kesempatan kepada mereka yang memang latar belakang ekonominya kurang menguntungkan tetapi memiliki prestasi akademik yang baik untuk bisa mendapatkan pendidikan di SMA Unggul Garuda Baru,” ujarnya.

Meski demikian, persyaratan akademik tetap menjadi standar utama, termasuk nilai minimal 85 untuk Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika atau memiliki prestasi akademik di bidang STEM yang telah dikurasi.

Sekolah Berasrama, Beasiswa Penuh

SMA Unggul Garuda Baru dirancang sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum yang memadukan kurikulum nasional, penguatan karakter, penguatan STEM, serta kurikulum global. Seluruh siswa angkatan pertama akan memperoleh beasiswa penuh.

“Biaya siswa penuh untuk biaya kehidupan, biaya pendidikan, dan seterusnya. Untuk tahun ini, 100% siswa yang akan diterima di empat sekolah tadi itu mendapatkan biaya siswa penuh,” kata Ardi.

Sekolah dibangun di atas lahan sekitar 20 hektare di masing-masing lokasi, dengan fasilitas pembelajaran dan asrama untuk menunjang pengembangan akademik dan karakter.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menyebutkan empat lokasi yang siap menerima siswa tahun ajaran 2026/2027, yakni:

* Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

* Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT

* Konawe Selatan

* Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan

“Peserta dari sekolah Garuda ini akan mendapatkan beasiswa penuh. Jadi satu sekolah itu 160 siswa kali empat berarti 640 siswa di empat sekolah Garuda itu,” ujar Najib.

Ia juga meminta dukungan publik dan media untuk membantu menyebarluaskan informasi PPDB agar menjangkau siswa-siswa berpotensi di berbagai daerah.

“Kita berharap tidak ada yang missing out informasi ini dari anak-anak tersebut,” katanya.