FILM Animasi GOAT, Smalls Can Ball - Beri Semangat untuk yang Underdog

FAZ • Saturday, 14 Feb 2026 - 18:43 WIB

Genre: Animasi
Sutradara: Tyree Dillihay
Pemeran: Caleb McLaughlin, Gabrielle Union, Stephen Curry
Durasi: 1 jam 40 menit
Distributor: Sony Pictures
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 13 Februari 2026

Memasuki libur tahun baru Imlek dan awal puasa Ramadan, anak-anak beserta seluruh anggota keluarga akan merasa sangat terhibur sekaligus terinspirasi dengan animasi bertema olahraga dari Sony Pictures Animation, GOAT.

Kita akan bermain roarball, olahraga ekstrem paduan basket, rugby, dan sepakbola; bersama tokoh utama seekor kambing kecil bermimpi besar, bernama Will. Dia berkesempatan sekali seumur hidup untuk bergabung ke tim roarball, yang sangat mengandalkan kekuatan fisik.

Karena kondisinya, Will dipandang sebelah mata oleh teman-teman setimnya, tetapi Will bertekad untuk merevolusi olahraga ini dan membuktikan sekali dan untuk selamanya, "orang kecil pun bisa bermain!" alias "Smalls can ball!"

POV pebasket 4 kali juara NBA Stephen Curry terasa sangat kuat terasa melalui sosok Will. Sebagai produser, Curry ingin memperlihatkan serunya aktivitas olahraga di luar maupun dalam arena lapangan.

“Kami menyertakan aksesori, pakaian, soundtrack yang keren—referensi budaya yang bisa dibikin humor dan diapresiasi oleh semua orang,” kata Curry. Cerita GOAT yang tak lekang oleh waktu akan tetap relate disaksikan 20 tahun ke depan.

Curry menambahkan, "Anda akan kembali ke suatu momen di masa lalu. Kami sangat senang bisa menyisipkan referensi-referensi yang mudah dipahami tersebut di sepanjang film.”

Kita pun akan cepat merasa familiar dengan sosok Will, seperti Curry rupanya juga pernah mengalami hal serupa, yaitu diabaikan, diremehkan, tetapi menemukan kepercayaan diri. Kisah soal kekuatan tim: Tidak peduli di bidang kehidupan apa pun, kita tidak dapat melakukan hal hebat tanpa orang-orang di sekitar.

"Senang rasanya bisa memasukkan itu ke dalam ‘GOAT, karena tahu betapa relevannya hal itu—tidak hanya untuk kisah saya, tetapi untuk semua orang,” terang Curry, yang turut memulai debut aktingnya sebagai Lenny, seekor jerapah penyuka rap.

Kelakuan Lenny itu sering bikin penonton satu bioskop ketawa ngakak. Belum lagi interaksi canggung antara Will dengan David Harbour yang mengisi suara badak super galak. Unsur komedinya dijamin pecah untuk menghibur kita.

Apalagi visualisasinya sangat memanjakan mata, karena terlihat seperti komik hidup, penuh warna, beragam efek yang estetik, mengingatkan dengan kerennya tampilan Spider-Verse. Karenanya GOAT sangatlah pas disaksikan di layar lebar.

Sutradara Tyree Dillihay menegaskan film tentang mereka yang underdog ini akan menjadi pengalaman tersendiri di bisokop. “Saya ingin penonton saling memandang, bertepuk tangan, berpartisipasi, melewati suka dan duka bersama, tertawa, menangis, mendukung tim favorit mereka, dan menentang tim yang dianggap jahat. Ini adalah pengalaman manusiawi,” kata Dillihay.

GOAT memberi pesan yang sangat jelas tentang kegigihan untuk semua orang termasuk underdog, dengan solidnya elemen pemancing tawa dan keindahan gambarnya, penonton akan merasa kembali bersemangat bersama kawan setim atau orang-orang tercinta.