
Jakarta - Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) melaksanakan safari silaturrahim ke kantor Atase Keagamaan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Menteng, Jakarta Pusat, (8/11/2026). Rombongan yang dipimpin Setyanto P. Santosa selaku Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), diterima langsung oleh Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi, Syaikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi.
Kunjungan silaturahmi ini menjadi bagian dari ikhtiar mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis dalam bidang pendidikan, dakwah dan kebudayaan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak mendiskusikan sejumlah agenda kerja sama yang bersifat konstruktif dan berkelanjutan. Salah satu pembahasan utama adalah peluang kerja sama pendidikan keislaman, khususnya penguatan kapasitas keilmuan para imam, khatib, dan pengelola masjid melalui program pembinaan dan pelatihan.
”Tahun ini Masjid Agung Sunda Kelapa berusia 55 tahun, tepatnya 31 Maret 2026. Sebagai masjid yang berada di pusat kota Jakarta, MASK terus berbenah dan untuk itu kami mengharapkan pada bulan suci Ramadhan nanti pemerintah Arab Saudi dapat mengirimkan imam dari kota Mekah untuk menjadi imam saat sholat tarawih dan beberapa program yang dapat dilaksanakan bersama di MASK," ujar Setyanto.
Agenda penting lainnya adalah memohon Syaikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi untuk memberikan ceramah di MASK dan hadir dalam Pameran Kebudayaan Arab–Indonesia sebagai media diplomasi budaya dan sarana edukasi masyarakat. Pameran ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan peradaban Islam Arab dan Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya dalam bingkai persaudaraan Islam dan kemanusiaan.
“Kami menyambut baik kunjungan silaturrahim dari Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa. Inisiatif kerja sama di bidang pendidikan, dakwah, dan kebudayaan merupakan langkah strategis dalam mempererat hubungan keislaman dan persaudaraan antara Arab Saudi dan Indonesia,” ujar Syaikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi.
Tak kalah penting, pertemuan ini juga membahas rencana Daurah Tahsin Al-Qur’an bagi para Imam Masjid Agung Sunda Kelapa, dengan menghadirkan pembimbing yang kompeten di bidang qira’at dan tahsin. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam, sehingga semakin khusyuk dan berstandar baik dalam memimpin ibadah.
Safari silaturrahim ini menegaskan komitmen Masjid Agung Sunda Kelapa untuk terus membangun jejaring internasional yang produktif, serta berperan aktif sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan peradaban Islam di Indonesia. Kedua pihak berharap hasil pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang memberi manfaat luas bagi umat.
Dalam rangkaian kunjungan silaturahmi ini, Setyanto P. Santosa juga yang didampingi oleh KH. M. Sholeh Asri (Wakil Ketua l), Ahmad Huraera Nurhani (Sekretaris MASK), Ust. Syafruddin Mahud (Kabid Pendidikan dan Dakwah), Ust Nujhan (Staffsus pengurus MASK) dan Jumatno (Kabag Radio MSK) dan turut mendampingi Syaikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi selaku Atase Keagamaan Kedubes Arab Saudi adalah Sayyid Barraq dan Ust. Zulkarnaen Muhammad Sanusi (Penerjemah).
"Safari silaturrahim ini merupakan ikhtiar Masjid Agung Sunda Kelapa untuk memperkuat jejaring keumatan dan internasional, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan kualitas imam masjid. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program konkret yang memberi manfaat luas bagi umat," ujar Wakil Ketua I MASK KH. M. Sholeh Asri.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghadirkan dampak nyata bagi penguatan dakwah, pendidikan Islam, dan ukhuwah umat.