Momen Indah di Musim Rapor: Jurnalis Aan Dwi Puantoro Buktikan Ayah adalah Berita Utama Bagi Kirana

ANP • Saturday, 20 Dec 2025 - 16:45 WIB

Bekasi - Musim pembagian rapor semester ganjil tiba, dan di tengah deretan ibu yang menanti giliran, hadir satu sosok yang biasa berburu berita headline di Ibu Kota yakni Aan Dwi Puantoro. Jurnalis senior ini menunjukkan komitmen yang lebih besar dari sekadar deadline saat ia meluangkan waktu untuk mengambil rapor putrinya, Kirana Maheswari Hadi, yang kini berusia 4 tahun.

​Di pelataran Taman Kanak-Kanak Islam Nurul Firdaus (Nufis) di Bekasi, Jawa Barat, suasana hangat terasa. Kehadiran Aan tidak hanya sebagai orang tua, tetapi juga sebagai cerminan suksesnya kampanye Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak (GEMAR) yang didorong pemerintah. Aksi ini seolah menjadi pesan, bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan anak adalah kabar baik yang patut dirayakan.

​Aan, yang hari-harinya dihabiskan mengejar validitas fakta dan kejar tayang, tampak antusias. Ia duduk berdampingan dengan Kirana, saksama mendengarkan Guru Kelas, Rizka Putri Cahyani, memaparkan perkembangan sang putri.

​“Ini momen yang tidak boleh terlewatkan. Selama ini, urusan ngambil rapor sering diwakilkan bundanya. Tapi kali ini, saya sengaja luangkan waktu. Rasanya berbeda sekali,” ujar Aan. Sabtu (20/12).

Aan menyadari, waktu yang hilang karena kesibukan kerja tidak bisa diganti, tetapi kehadiran di momen krusial ini bisa menjadi jembatan emosional yang kuat.

​Guru Rizka Putri Cahyani menyambut hangat momen itu. “Wah ini bagus banget. Panda (ayah) Kirana itu figur publik dan menyempatkan bisa datang ambil rapor Kirana. Ini sangat membantu perkembangan emosi dan motivasi Kirana, apalagi Kirana dekat dengan Pandanya,” kata Rizka, menggarisbawahi pentingnya kehadiran figur ayah, terutama bagi anak yang memiliki kedekatan khusus.

​Momen puncak terjadi saat rapor dibuka. Kirana Maheswari Hadi tampak bangga dan gembira. Ia seolah mendapatkan pengakuan ganda, prestasi di sekolah dan validasi penuh dari sang ayah.

​Di balik tumpukan naskah dan tuntutan profesi yang tinggi, kehadiran Aan Dwi Puantoro di TK Nufis hari itu menjadi berita paling berharga bagi Kirana. Momen pengambilan rapor ini membuktikan bahwa bagi seorang ayah, tidak ada headline yang lebih penting dari perkembangan dan kebahagiaan sang buah hati.