Kuliah Umum Pendidikan Biologi UKI Angkat Isu Biodiversitas, Kearifan Lokal, dan Pembelajaran

ANP • Thursday, 11 Dec 2025 - 16:06 WIB

JAKARTA -  Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema biodiversitas, kearifan lokal, dan pengembangan pembelajaran biologi pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan kuliah umum untuk memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November 2025. Kegiatan yang berlangsung secara onsite di FKIP UKI Jakarta dan hybrid ini menghadirkan tiga narasumber pakar dari berbagai institusi dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta peserta eksternal dengan antusiasme tinggi.

Acara dibuka oleh Dr. Fajar Adinugraha, M.Pd., mewakili Ketua Program Studi Pendidikan Biologi UKI. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan literasi ekologis serta integrasi pengetahuan ilmiah dan budaya lokal dalam pembelajaran biologi. Mahasiswa yang bertugas sebagai MC dan moderator turut mengatur jalannya kegiatan sehingga seluruh rangkaian berlangsung tertib dan interaktif.

Pada Sesi I, hadir Prof. Dr. Neneng Siti Silfi Ambarwati, S.Si., Apt., M.Si. dari Universitas Negeri Jakarta dengan materi bertajuk “Biodiversity and Local Wisdom in Learning: Exploring Indonesia’s Cosmetic Potential.” Beliau memaparkan besarnya potensi biodiversitas Indonesia dalam pengembangan kosmetika alami berbasis kearifan lokal dan riset ilmiah. Berbagai contoh tumbuhan obat dan kosmetik tradisional ditampilkan untuk menunjukkan kuatnya hubungan antara budaya Nusantara dan inovasi kosmetik modern.

Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Arif Didik Kurniawan, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Pontianak, yang berbicara mengenai integrasi biodiversitas dan kearifan lokal dalam pembelajaran biologi. Ia menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual, berbasis proyek, serta pelibatan masyarakat sebagai sumber pengetahuan ekologis. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta bahwa konservasi dan budaya lokal merupakan dua aspek yang tidak terpisahkan dari pendidikan biologi.

Selepas istirahat, kuliah umum dilanjutkan dengan Sesi III yang dibawakan oleh Prof. Dr. Marina Silalahi, M.Si., dosen FKIP UKI, dengan tema “Etnobotani: Prospek Penelitian dan Pengembangan dalam Pembelajaran.” Beliau memaparkan konsep etnobotani dan etnomedisin, menunjukkan bagaimana pengetahuan masyarakat lokal mengenai tumbuhan dapat menjadi dasar penelitian ilmiah, bahkan menginspirasi penemuan besar seperti artemisinin. Prof. Marina juga menguraikan metode penelitian etnobotani dan potensi pasar tradisional sebagai sumber belajar biologi.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, baik dari peserta onsite maupun peserta hybrid. Beragam pertanyaan mengenai riset kosmetika alami, pelestarian pengetahuan tradisional, hingga integrasi etnobiologi dalam kurikulum sekolah menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta.

Kegiatan ditutup dengan pengisian evaluasi dan dokumentasi bersama narasumber, panitia, dan peserta. Kuliah umum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembelajaran biologi yang bersifat kontekstual, berakar pada kearifan lokal, dan berorientasi pada konservasi biodiversitas Indonesia. Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UKI berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan ilmiah yang relevan dan inspiratif bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.