Refleksi Akhir Tahun, Sekjen DPR: Perbaikan Secara Menyeluruh Dilakukan Terhadap Tiga Aspek Utama

AKM • Friday, 5 Dec 2025 - 08:06 WIB
Refleksi Akhir Tahun‘Ngariung Bareng DPR RI’ bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP)

Bandung - Upaya kolaborasi dengan media dinilai menjadi langkah untuk pembenahan parlemen yang kebih baik. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menyatakan  kolaborasi dengan media untuk menghadirkan parlemen yang semakin terbuka, responsif, relevan dengan kebutuhan publik dan modern penting dilakukan.

“Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi akhir tahun. Banyak dinamika untuk kembali menata langkah, mengevaluasi perjalanan setahun, serta menyiapkan tantangan besar yang sangat dinamis menuju parlemen modern ke depan,” ujar Indra dalam acara Refleksi Akhir Tahun‘Ngariung Bareng DPR RI’ bersama Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Bandung, Kamis (4/12).

Indra mengatakan Kesetjenan DPR terus melakukan evaluasi menyeluruh pada tiga aspek utama: dukungan persidangan, dukungan administratif, dan dukungan keahlian.

“Semua lini harus adaptif terhadap perubahan dan tuntutan publik yang semakin tinggi. Program magang nasional yang baru diikuti 250 orang ditempatkan di berbagai unit, termasuk Kantin Demokrasi. Keputusan menerima peserta magang dalam jumlah besar merupakan bagian dari kontribusi DPR untuk membuka kesempatan bagi anak muda yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak,” tegasnya.

Indra menekankan pentingnya terus bergandengan tangan antara Kesetjenan DPR dan wartawan parlemen untuk memastikan setiap proses legislasi, pengawasan dan anggaran serta kegiatan parlemen lainnya dapat dipahami publik secara utuh dan transparan.

Disisi lain, Indra Iskandar juga mengajak semua pihak untuk peduli terhadap korban banjir bandang hingga tanah longsor di Aceh, Sumatera Barat(Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

"Saya mengajak kepada kita semua untuk bersama-sama peduli, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami cobaan," katanya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban meninggal hingga Kamis 4 Desember 2025 mencapai 836 orang, korban hilang 518 orang dan korban terluka 2.700 orang.

Menurut Indra Iskandar bencana yang melanda di Aceh, Sumbar dan Sumut, sepatutnya menjadi pelajaran sekaligus instropeksi semua pihak. Utamanya bagaimana merawat lingkungan.

"Bagaimana kita merawat lingkungan dan tentu ini adalah saatnya kita semua sebagai warga bangsa, menunjukkan solidaritas terhadap saudara-saudara kita mengalami cobaan cukup berat," ucapnya.

Donasi Bersama 

Dalam acara yang sama, Setjen DPR dan KWP menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh warga korban banjir dan longsor di Sumatera. Untuk itu dilakukan penggalangan dana sebagai wujud solidaritas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

“Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Sumatera. Penggalangan dana ini adalah bentuk kepedulian jurnalis parlemen. KWP ingin memastikan bahwa kehadiran kami bukan hanya dalam peliputan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan,” ujar Ketua KWP Dr. Ariawan.

Setidaknya dari  total donasi yang terkumpul mencapai Rp30 juta dengan harapan bisa meringankan korban terdampak bencana Sumatera. 

“Dana yang terkumpul mencapai Rp30 juta. Sekecil apa pun kontribusinya, kami berharap ini dapat meringankan beban para korban dan menunjukkan bahwa para jurnalis juga berempati terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah di Sumatera,” pungkasnya.

Sebeimnya, Hadir dalam acara ini Deputi Persidangan DPR Suprihartini, Kabiro Pemberitaan Parlemen Najib Ibrahin, Indra Pahlevi, Staf Khusus Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua KWP Ariawan, dan pejabat DPR lainnya.