Dosen UMB Dr. Sabena Raih Doktor Ilmu Komunikasi Usahid Predikat Cum Laude dengan Riset Citra Polisi di Media Sosial X

ANP • Monday, 1 Dec 2025 - 19:27 WIB

JAKARTA – Dosen Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Sabena, S.IKom.M.IKom menjadi salah satu lulusan berprestasi program doctoral Unversitas Sahid Jakarta. Merampungkan masa studinya dengan disertasi berjudul “Representasi Citra Polisi di Media Sosial X Polda Metro Jaya pada Kasus Judi Online 2024”, Sabena meraih kelulusan berpredikat Dengan Pujian dan IPK 3,91.

Usai mengikuti prosesi wisuda, Sabena yang juga seorang praktisi public speaking mengungkapkan rasa syukurnya telah berhasil melewati fase perjuangan menjadi seorang doktor. Ini adalah pencapaian akademik tertinggi yang sudah diimpikan sejak lama.

“Alhamdulillah, akhirnya di sela kesibukan, saya berhasil menyelesaikan studi 4 tahun dan meraih gelar doktor di bidang Ilmu komunikasi. Gelar doktor ini saya persembahkan untuk almahumah ibunda saya,” ujar Sabena.

Disertasi berjudul “Representasi Citra Polisi di Media Sosial X Polda Metro Jaya pada Kasus Judi Online 2024”  yang dipresentasikan di depan tim penguji pada 25 Agustus lalu, diakui Sabena menjadi karya akademiknya yang cukup menantang. Karena dalam penyusunan karya tersebut, tidak hanya dituntut untuk mampu menganalisa citra polisi, tetapi juga sekaligus harus adaptif terhadap media sosial dan memahami teknik judi online yang memang sedang marak di tengah masyarakat. “Ya karena saya memang fokus pada penggunaan media sosial  dalam membangun citra polisi, di tengah maraknya judi online” katanya.

Penelitian yang dilakukan melalui paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode netnografi tersebut memungkinkan peneliti menelusuri interaksi simbolik dalam ruang digital.
Penelitian difokuskan pada unggahan akun resmi Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro sepanjang September hingga November 2024, ketika isu judi online menjadi sorotan public. Akun ini aktif digunakan sebagai sarana komunikasi publik oleh institusi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya yang mencakup wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sabena menyebut bahwa akun ini menjadi sumber data utama, selain observasi dan wawancara kepada pengelola akun di humas polda metro jaya.  dalam penelitiannya  sabena menyampaikan informasi, membentuk narasi institusional dan menciptakan representasi simbolik mengenai citra polisi di ruang digital.

“Polda Metro Jaya tidak hanya menggunakan akun media sosial X untuk menyampaikan informasi satu arah, tetapi juga melakukan interaksi dengan public yang memungkinkan respon balik dari masyarakat baik berupa kritik, dukungan maupun intepretasi ulang atas citra yang dibangun,” ujarnya.

Menurut Sabena, maraknya penggunaan media sosial oleh insitusi kepolisian telah membuka ruang komunikasi baru antara polisi dan masyarakat. “Dalam hal ini, media sosial tak sekadar berfungsi sebagai kanal informasi, tetapi juga menjadi ruang simbolik yang strategis untuk membangun, merekonstruksi, dan menegosiasikan citra institusional,” ujar Sabena.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi cita polisi dalam konteks kasus judi online dominan dibangun secara positif. Polisi digambarkan sebagai pahlawan di media sosial pada penanganan kasus tersebut dan pelindung masyarakat melalui narasi heroik, visualisasi tindakan tegas, serta respon cepat dalam menjawab komentar public.

“Representasi ini berfungsi memperkuat legitimasi institusi kepolisian sekaligus mengonstruksi persepsi public mengenai peran polisi dalam pemberantasan kejahatan digital,” lanjut Sabena.

Dari penelitian tersebut, Sabena menyimpulkan bahwa media sosial X menjadi arena strategis bagi Polda Metro Jaya untuk membangun citra positif melalui symbol, narasi, dan interaksi terkelola. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi representasi dan komunikasi digital institusi negara. Sedangkan secara praktis, dapat menjadi acuan strategi komunikasi public lembaga penegak hukum di era digital.

Sabena berharap dengan gelar doktor yang disandangnya, mampu memberikan sumbangsih lebih baik lagi bagi kampus, masyarakat sekitar dan lingkungan lebih luas lagi.

Sabena menjadi satu dari 110 lulusan program pascasajana Universitas Sahid yang mengikuti prosesi wisuda ke-53 pada Sabtu (29/11/2025). Prosesi wisuda tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, Prof. Dr. H. Nugroho B. Sukamdani, MBA., BET, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.M., dan Rektor Usahid