Homelife Indonesia Series 2025 Dibuka, 8 Pameran Internasional Ramaikan JIEXPO

FAZ • Friday, 28 Nov 2025 - 17:31 WIB

JAKARTA - Rangkaian pameran internasional Homelife Indonesia Series 2025 resmi dibuka pada Rabu (26/11) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Pameran yang berlangsung hingga 29 November ini menjadi ruang temu bagi pelaku usaha di sektor bahan bangunan, homeliving, furnitur, elektronik rumah tangga, tekstil, hingga produk ibu dan anak. 

Pameran tersebut untuk memperkenalkan produk unggulan, membangun jaringan bisnis baru, dan memperluas kolaborasi perdagangan internasional.

Tahun ini, Homelife Indonesia Series 2025 kembali didukung oleh peserta lokal yang memiliki produk dan teknologi terkini, dimana mereka menggunakan pameran ini untuk menampilkan kualitas produk Indonesia serta meningkatkan daya saing mereka di pasar lokal dan perdagangan internasional.

Pada gelaran tahun ini, Homelife Indonesia Series menghadirkan enam pameran dalam satu lokasi diantaranya; Indonesia Homelife Expo; BDE ‒ Building & Decoration Expo; DeFu ‒ Decoration & Furniture Expo; AES ‒ Appliance & Electronics Show; INTEX ‒ International Textile Expo; ABC MOM ‒ Asia Baby, Children & Maternity Expo. 

Selain sektor industri di atas yang menjadi highlight kali ini, Homelife Indonesia Series 2025 digelar berdampingan dengan:
JAVME ‒ Jakarta Audio Video & Music Expo; JPE ‒ Jakarta Pet Expo

Kehadiran JAVME dan JPE yang diselenggarakan bersamaan semakin memperkaya pengalaman pengunjung dan memperluas potensi kolaborasi lintas industri.

Acara Opening Ceremony Homelife Indonesia Series 2025 dihadiri Oleh Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, Elis Masitoh, Dewan Pakar IKA ITT-STTT dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Roy N. Mandey - Ketua Umum Affiliate Global Retailers Association (AGRA), Larissa Zhou - Managing Director PT Meorient Exhibition International, dan perwakilan dari asosiasi.

Dalam sambutannya, Fahri Hamzah menyampaikan bahwa industri bahan bangunan yang masih menghadapi kendala harga dan ketersediaan material yang belum stabil. Ia menekankan pentingnya pembelajaran dari negara lain.

“Melalui Homelife Indonesia Series 2025, kita bisa melihat bagaimana China mampu membangun dan memproduksi barang dengan sangat cepat melalui sistem mass production dan manajemen industri yang efisien. Dari sini, kita bisa belajar bagaimana mempercepat pembangunan perumahan di Indonesia dengan memperbaiki proses, memperkuat industri bahan bangunan, dan meningkatkan kolaborasi.” kata Wamen Fahri dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025).

“Saya berharap pameran ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan mendorong kerja sama untuk menyediakan perumahan yang lebih cepat dan lebih terjangkau bagi masyarakat," tambah Fahri.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pakar IKA ITT-STTT, Elis Masitoh menegaskan bahwa industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor prioritas pemerintah karena kontribusinya terhadap tenaga kerja, ekspor, dan ketersediaan kebutuhan sandang, dengan struktur industri yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Meski sempat terdampak pandemi dan perlambatan ekonomi global, Elis menilai industri TPT tetap menunjukkan performa positif melalui kontribusi terhadap PDB, surplus perdagangan, dan peningkatan investasi.

“Kami menyambut penyelenggaraan International Textile Expo dalam Homelife Series 2025, karena relevan dengan kebutuhan homeliving dan membuka peluang transfer teknologi serta kemitraan global. Indonesia harus menjadi bagian dari rantai produksi dunia, bukan sekadar pasar,” kata Elis.

Affiliate Global Retailers Association (AGRA) Roy Mande juga menekankan bahwa pameran ini bukan hanya menarik investasi, tetapi juga memperluas peluang ekspor. Menurutnya, pertemuan langsung antara produsen internasional dan pelaku usaha nasional membuka ruang penetrasi pasar luar negeri dan memperkuat jejaring dagang.

Sebagai penyelenggara, Larissa Zhou menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, asosiasi, pemerintah, peserta pameran, dan pengunjung atas dukungan yang menjadikan acara ini berjalan sukses. Ia berharap Homelife Indonesia Series terus menjadi platform yang memperkuat hubungan dagang dan melahirkan peluang bisnis baru di Indonesia.