Isu Pemangkasan Beasiswa Gratispol, Pemprov Kaltim Tegaskan: Hoaks!

FAZ • Thursday, 27 Nov 2025 - 17:12 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan, informasi yang beredar di media sosial mengenai pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol hingga maksimal Rp 5 juta adalah hoaks. Kabar sebelumnya menyebut pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) berdampak pada pengurangan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal membantah informasi tersebut.

“Ini kan jelas hoaks, hehe” tegas Faisal. 

Ia memastikan bahwa Program Gratispol tetap berjalan seperti biasa tanpa ada pengurangan. Bahkan cakupannya terus dibungkus agar bisa menyentuh seluruh mahasiswa Kaltim.

Faisal memaparkan bahwa total anggaran Gratispol tahun 2026 dialokasikan mencapai lebih dari Rp 1,38 triliun dengan rincian:

Gratispol S1 : Rp 1.181.973.000.000

Gratispol S2–S3: Rp 133.668.000.000

Gratispol Luar Kaltim: Rp 12.870.000.000

Gratispol Luar Negeri: Rp 14.844.500.000

Gratispol Khusus: Rp 34.506.000.000

Tim Operasional Gratispol : Rp 2.567.278.861

Total anggaran: Rp 1.380.428.778.861

Angka ini menyatakan bahwa Pemprov Kaltim tidak melakukan pemangkasan terhadap program unggulan bidang pendidikan tersebut.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah juga menjelaskan bahwa batas atas bantuan UKT sudah diatur jelas dalam petunjuk teknis (juknis) dan tidak pernah berubah, yakni: 

Sosial/Humaniora: Maksimal Rp 5 juta

Eksakta: Maksimal Rp 7 juta

Farmasi: Maksimal Rp 8 juta

Kedokteran: Maksimal Rp 15 juta

S2: Maksimal Rp 12 juta

S3: Maksimal Rp 15 juta

Batas atas ini bukan kebijakan baru, melainkan aturan yang sudah berlaku sejak awal program. 

Dirinya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Terutama dari akun-akun media sosial yang tidak memiliki kredibilitas.

“Prinsipnya, Gratispol tetap jalan tanpa berkurang. Bahkan cakupannya kini semakin luas hingga menyasar semua pelajar,” ujarnya.

Pemprov Kaltim memastikan akan terus memberikan layanan pendidikan terbaik. Termasuk menginginkan program Gratispol Pendidikan yang menjadi kebanggaan daerah.