Presiden Resmikan 5 Infrastruktur Baru, Menko AHY: Konektivitas Jadi Kunci Pemerataan

FAZ • Friday, 21 Nov 2025 - 14:44 WIB

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan infrastruktur konektivitas di berbagai daerah sebagai pendorong utama pemerataan pembangunan nasional. 

Hal ini disampaikan Menko AHY usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (19/11).

Jembatan Kabanaran diharapkan menjadi akses strategis yang memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan aktivitas ekonomi lintas wilayah.

“Konektivitas sangat penting, dan ini menjadi komitmen dari Pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, bukan hanya di Jembatan Kabanaran ini, melainkan juga tadi secara langsung Pak Menteri PU melaporkan kepada Bapak Presiden ada empat infrastruktur lainnya yang juga diresmikan secara bersamaan,” kata AHY dalam keterangan tertulis, Jumat (21/11/2025).

Selain Jembatan Kabanaran, pemerintah juga meresmikan empat infrastruktur lain secara serentak, meliputi Jembatan Sambas Besar di Kalimantan Barat, Underpass Joglo di Surakarta, Jawa Tengah, Underpass Gatot Subroto di Kota Medan, Sumatra Utara, serta Flyover Canguk di Magelang, Jawa Tengah. 

Menurut AHY, berbagai infrastruktur tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional untuk mendorong pemerataan pembangunan.

“Semua dihadirkan untuk bisa menghubungkan antarwilayah, ini adalah bukti bahwa pemeratan pembangunan sangat didukung oleh infrastruktur konektivitas, apakah itu jalan, jembatan, termasuk flyover dan underpass,” ujarnya.

AHY menjelaskan, konektivitas tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. Mobilitas manusia, barang, dan jasa menjadi lebih efisien, sehingga biaya perjalanan menurun dan waktu tempuh lebih singkat.

 Ia menambahkan, dampaknya adalah menurunnya biaya perjalanan, efisiensi waktu tempuh, serta meningkatnya aktivitas ekonomi, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Selain manfaat ekonomi, proyek-proyek ini juga berkontribusi pada pembukaan lapangan kerja. Pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan dibiayai APBN tersebut, disebut Menko AHY, menyerap puluhan ribu tenaga kerja konstruksi.

“Mudah-mudahan bisa digunakan dengan sebaik mungkin dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi-lokasi yang dibangun infrastruktur ini,” tutur Menko AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur konektivitas dalam mendorong pertumbuhan berbagai sektor.

“Jembatan, fly over dan underpass merupakan representasi konektivitas, dan konektivitas memegang peran kunci dalam menggerakkan roda pembangunan nasional,” ujar Menteri Dody.