
Jakarta — LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan global melalui penyelenggaraan Wisuda Class of 2025. Tahun ini, LSPR meluluskan 1.332 wisudawan dari berbagai program studi di bidang komunikasi dan bisnis, termasuk lulusan berkebutuhan khusus dan lima atlet nasional berprestasi.
Acara wisuda yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, ini menjadi simbol penguatan komitmen LSPR terhadap pendidikan berstandar internasional, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Founder & CEO LSPR Institute, Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR, menegaskan bahwa LSPR terus mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global dengan mengutamakan pengetahuan, karakter, dan empati lintas budaya.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi strategis yang diumumkan tahun ini dengan University College London (UCL) dan Royal Holloway, University of London yang resmi terjalin pada 3 November 2025.
“ Kerja sama ini meliputi program pertukaran pelajar, riset bersama, kurikulum berbasis global, dan pengembangan kompetensi profesional bagi mahasiswa LSPR,” ujar Dr. Prita Kemal Gan dihadapan ribuan Wisudawan, Jakarta, Kamis (20/11).
LSPR juga memperbarui kemitraan akademik dengan Woosong University (Korea Selatan) serta menjalin hubungan baru dengan Futurebound (Singapura), organisasi yang berfokus pada kolaborasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya global.
“Kemitraan ini mencakup program gelar bersama, pertukaran dosen, studi luar negeri, seminar internasional, hingga kegiatan pengabdian masyarakat lintas negara,” tambahnya.
Prita menjelaskan, dengan jaringan yang kini mencakup lebih dari 50 universitas internasional berperingkat tinggi dan lebih dari 700 mitra industri,
“LSPR Institute menegaskan posisinya sebagai kampus global yang berorientasi pada kualitas dan dampak,” tuturnya
Kemensos RI Hadiri Wisuda LSBA dan Dukung Pendidikan Inklusif
Wisuda tahun ini juga ditandai dengan prosesi Wisuda London School Beyond Academy (LSBA) yang meluluskan 28 peserta didik berkebutuhan khusus. Acara ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), yaitu Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, Penasihat Dharma Wanita Kemensos RI, serta Abdul Muis Staf Ahli Kemensos RI.
Kehadiran mereka menjadi simbol penguatan kemitraan antara LSPR Institute dan Kemensos RI dalam mendorong literasi digital, komunikasi publik inklusif, serta peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.
LSPR Institute melalui jaringan internasional dan fasilitas akademiknya berkomitmen menyediakan tenaga ahli, fasilitator, serta mahasiswa untuk mendukung proyek-proyek sosial berbasis riset yang difokuskan pada kelompok rentan.
LSPR Luluskan Lima Atlet Nasional Berprestasi
Dari 1.332 wisudawan, LSPR Institute juga meluluskan *lima atlet nasional* penerima beasiswa hasil kolaborasi LSPR Institute dengan KONI Pusat Mereka berasal dari cabang olahraga sepak bola dan berhasil menyelesaikan studi di tengah padatnya jadwal latihan dan kompetisi nasional maupun internasional.
Kelima atlet tersebut adalah: Dennish Diaz Himawan,Helmy Putra Damanik, Pancar Nur Widiastono, Raihan Abdul Hakim Hadi Rizki, Revano Adhiendra
Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI Pusat, Dr. Alman Hudri, M.Pd., hadir memberikan apresiasi langsung kepada para atlet yang berhasil menjalankan dual-career sebagai mahasiswa dan atlet.
Pengukuhan Sebagai Kampus Global Inklusif
Wisuda LSPR Institute tahun ini menjadi momentum penting yang menegaskan identitas LSPR sebagai kampus global yang tidak hanya berorientasi pada kualitas akademik, tetapi juga mengedepankan inklusi, kolaborasi, dan keberlanjutan.
Dengan lulusan yang siap bersaing secara internasional, dukungan terhadap kelompok berkebutuhan khusus, serta pembinaan atlet nasional, LSPR Institute menunjukkan komitmen untuk berkontribusi pada berbagai sektor—mulai dari pendidikan, industri, hingga pembangunan sosial di Indonesia.