PPM Pertamina Hulu Energi, Genjot Produksi Beras di Cepu Enam Kali Lipat

MUS • Wednesday, 19 Nov 2025 - 21:34 WIB
Foto: mnctrijaya

Jakarta - Pertamina Hulu Energi (PHE) makin gencar melaksanakan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang diwajibkan SKK Migas. Senior Manager External Communication and Stakeholder Relation PHE, Fitri Erika, mengatakan selama 2024 PHE Group telah menjalankan 780 program PPM.

“Keseluruhan program ini menyasar sekitar 96 ribu penerima manfaat langsung, dan 600 ribu penerima manfaat tidak langsung,” kata Fitri di Jakarta, Rabu (19/11).

Fitri menegaskan, PPM menjadi jawaban atas tudingan miring yang seringkali tertuju ke industri hulu migas. Misalnya dampak negatif kegiatan eksplorasi terhadap produktivitas lahan tani di sekitar wilayah operasi. 

“Industri hulu migas hadir di lahan pertanian, tapi berkontribusi pada penambahan produksi padi. Kami punya 30 program untuk ketahanan pangan yang tersebar Jawa Barat, Jawa Timur hingga pulau Sulawesi,” cetusnya

Fitri mencontohkan di Cepu, Jawa Timur, Pertamina PHE menginisiasi program produktivitas pertanian bersama kelompok tani.

“Kami mengubah kotoran hewan menjadi pupuk pengganti dan pestisida, tentu saja dengan didampingi ahli pertanian,” ujar Fitri. 

Hasilnya luar biasa. “Kalau sebelumnya mereka panen 1 kali setahun, sekarang bisa 3 kali,” tuturnya bangga. Kapasitas produksipun melonjak dari sebelumnya 1 ton menjadi 6 ton. 

“Ini sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo, bahwa swasembada energi harus berbarengan dengan swasembada pangan,” sebutnya.

Fitri menambahkan, Pertamina Hulu Energi bersama kelompok tani lokal juga sudah mengembangkan teknologi penanaman bibit yang kini sedang dalam proses pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual. 

Semua ini menunjukkan kesungguhan PHE untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka. “Jadi intinya kami ingin jalan beriringan,” tukas dia.