Menko AHY Dorong Perluasan Bandara Komodo untuk Genjot Pariwisata dan Ekonomi NTT

FAZ • Sunday, 16 Nov 2025 - 14:28 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong percepatan peningkatan kapasitas Bandara International Komodo guna mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Dalam kunjungan kerja di sejumlah wilayah NTT, pada Jumat (14/11), Menko AHY menyebut, Bandara Komodo telah mengalami peningkatan signifikan arus penumpang pascapandemi, bahkan mendekati batas kapasitas maksimum. 

“Tadi kami mendapatkan penjelasan bahwa Bandara Internasional Komodo ini terus berupaya meningkatkan arus pariwisata, arus penerbangan masuk dan keluar dari Labuan Bajo. Yang menggembirakan, setelah COVID terjadi peningkatan yang signifikan. Dari kapasitas bandara 1,1 juta penumpang per tahun, ini rasanya sudah bisa dicapai, bahkan dilampaui,” kata AHY dalam keterangan tertulis, Minggu (16/11/2025). 

AHY menjelaskan, pergerakan penumpang sejak Oktober hingga Desember diperkirakan terus meningkat. Oleh karena itu, menurut dia, perlu ada penambahan kapasitas terminal agar layanan penerbangan lebih optimal.

“Artinya perlu kapasitas yang lebih lega. Dengan penguatan dan perluasan kapasitas, kita harapkan semakin banyak wisatawan datang, baik domestik maupun internasional,” jelas AHY.

AHY mengatakan, Labuan Bajo adalah destinasi pariwisata berkelas dunia. Semakin banyak yang datang, semakin baik bagi ekonomi Labuan Bajo, Manggarai, dan NTT secara umum.

"Masyarakat juga bisa terlibat dalam berbagai jenis usaha, termasuk ekonomi kreatif dan UMKM,” ucapnya.

Terkait perkembangan usulan pengembangan bandara, Menko AHY menegaskan bahwa usulan tersebut sudah diajukan dan kini tinggal dipantau untuk mendukung percepatan pertumbuhan sektor pariwisata.

“Sektor pariwisata sangat bergantung pada infrastrukturnya—kemampuan bandara, terminal, juga jaringan jalan yang kita harapkan dapat mempercepat perjalanan siapa pun yang datang ke Labuan Bajo maupun NTT. Artinya, kami ingin memberikan dukungan di situ, dan tadi sudah sangat jelas apa yang menjadi visi-misi pengembangan Bandara Komodo,” ujar Menko AHY.

Saat meninjau terminal, Menko AHY juga memberikan penilaian langsung terkait kondisi pelayanan dan fasilitas bandara.

“Secara umum bagus. Yang saya senang, banyak sekali gerai UMKM yang menampilkan produk khas NTT. Tadi saya dilaporkan juga seating atau kapasitas ruang tunggu cukup baik. Tetapi memang karena terbatasnya ruang atau dimensi yang ada, kita harus menambah kapasitas supaya tidak terasa sesak,” pungkasnya.