
JAKARTA - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan di tengah kompetisi yang ketat, perusahaan menyiapkan strategi bisnis yang tepat salah satunya dengan mendorong pendalaman pangsa pasar korporasi besar dan konglomerasi.
Selain itu, anak perusahaan dari QNB Group itu juga memperluas cakupan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan dan profit.
Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene mengatakan strategi itu akan diterapkan melalui transformasi digital untuk meningkatkan likuiditas bank.
“Bank akan terus memperkuat kehadirannya di sektor-sektor utama seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), energi dan pertambangan, manufaktur, infrastruktur, serta ekonomi digital,” kata Groene dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Penguatan tersebut akan dilakukan sambil memanfaatkan koridor perdagangan ASEAN-GCC dan solusi berbasis API untuk memperkuat relevansi di tingkat regional.
Dengan dukungan QNB Group, ia menyebut, bank berupaya menggabungkan keahlian global dan wawasan lokal untuk menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
“Untuk menjaga pertumbuhan secara lebih hati-hati, Bank QNB Indonesia terus meningkatkan kapabilitas digitalnya sambil mempertahankan praktik manajemen risiko yang ketat,” katanya.
Dalam menjalankan bisnis, Bank QNB kata Groene berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) yang diimplementasikan secara struktural maupun kultural.
“Kami menanamkan kesadaran risiko di setiap level, melalui pelatihan dan forum yang mendorong cara pikir manajemen risiko secara proaktif,” katanya.
Di luar aktivitas bisnis perbankan, pihaknya juga fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Bank mempromosikan literasi keuangan dan mulai mengembangkan program keberlanjutan lingkungan.
Berkat visi dan misi tersebut, Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene, dinobatkan sebagai salah satu dari Top Young CEO 2025. Penghargaan tersebut diberikan kepada para pemimpin yang menunjukkan visi yang luar biasa, inovasi, dan ketangguhan dalam membentuk masa depan bisnis.
Pengakuan tersebut tidak hanya mencerminkan kepemimpinan Nick, tetapi juga kinerja solid dan pertumbuhan berkelanjutan Bank QNB Indonesia di bawah arahannya.
Sejak menjabat, Nick bersama tim manajemen berhasil membawa bank melalui fase transformasi, memperkuat segmen korporasi perbankan, mempercepat inovasi digital, serta menanamkan budaya kepercayaan, transparansi, dan pemberdayaan di seluruh lini.
“Kesuksesan kami selalu berakar pada kolaborasi, inovasi, dan visi bersama untuk memberikan dampak yang berarti bagi nasabah dan masyarakat,” pungkasnya.
JAKARTA - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menyatakan di tengah kompetisi yang ketat, perusahaan menyiapkan strategi bisnis yang tepat salah satunya dengan mendorong pendalaman pangsa pasar korporasi besar dan konglomerasi.
Selain itu, anak perusahaan dari QNB Group itu juga memperluas cakupan ekosistem untuk mendorong pertumbuhan dan profit.
Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene mengatakan strategi itu akan diterapkan melalui transformasi digital untuk meningkatkan likuiditas bank.
“Bank akan terus memperkuat kehadirannya di sektor-sektor utama seperti Fast Moving Consumer Goods (FMCG), energi dan pertambangan, manufaktur, infrastruktur, serta ekonomi digital,” kata Groene dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Penguatan tersebut akan dilakukan sambil memanfaatkan koridor perdagangan ASEAN-GCC dan solusi berbasis API untuk memperkuat relevansi di tingkat regional.
Dengan dukungan QNB Group, ia menyebut, bank berupaya menggabungkan keahlian global dan wawasan lokal untuk menghadirkan solusi keuangan yang inovatif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
“Untuk menjaga pertumbuhan secara lebih hati-hati, Bank QNB Indonesia terus meningkatkan kapabilitas digitalnya sambil mempertahankan praktik manajemen risiko yang ketat,” katanya.
Dalam menjalankan bisnis, Bank QNB kata Groene berkomitmen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) yang diimplementasikan secara struktural maupun kultural.
“Kami menanamkan kesadaran risiko di setiap level, melalui pelatihan dan forum yang mendorong cara pikir manajemen risiko secara proaktif,” katanya.
Di luar aktivitas bisnis perbankan, pihaknya juga fokus pada pemberdayaan masyarakat lokal untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Bank mempromosikan literasi keuangan dan mulai mengembangkan program keberlanjutan lingkungan.
Berkat visi dan misi tersebut, Presiden Direktur Bank QNB Indonesia Nick Groene, dinobatkan sebagai salah satu dari Top Young CEO 2025. Penghargaan tersebut diberikan kepada para pemimpin yang menunjukkan visi yang luar biasa, inovasi, dan ketangguhan dalam membentuk masa depan bisnis.
Pengakuan tersebut tidak hanya mencerminkan kepemimpinan Nick, tetapi juga kinerja solid dan pertumbuhan berkelanjutan Bank QNB Indonesia di bawah arahannya.
Sejak menjabat, Nick bersama tim manajemen berhasil membawa bank melalui fase transformasi, memperkuat segmen korporasi perbankan, mempercepat inovasi digital, serta menanamkan budaya kepercayaan, transparansi, dan pemberdayaan di seluruh lini.
“Kesuksesan kami selalu berakar pada kolaborasi, inovasi, dan visi bersama untuk memberikan dampak yang berarti bagi nasabah dan masyarakat,” pungkasnya.