
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa proyek Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.
"Kurang lebih satu tahun kita mengerjakan proyek ini dan mudah-mudahan bisa selesai akhir tahun 2025 untuk bisa segera digunakan oleh masyarakat,” kata AHY dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (3/11/2025).
Dalam peninjauan progres Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (31/10), AHY mengatakan, revitalisasi pasar tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp152 miliar dan berdiri di atas lahan seluas satu hektare yang terbagi menjadi dua area utama, yaitu pasar basah di bagian selatan dan pasar kering di bagian utara.
“Kurang lebih nanti akan ada 777 tenant atau lokal yang bisa digunakan,” ungkap Menko AHY.
Lebih lanjut, AHY mengapresiasi desain pasar yang tetap mempertahankan ciri khas lokal Banyuwangi, termasuk elemen bangunan bersejarah.
“Arsitekturnya menarik sekali karena tetap berusaha mempertahankan kekhasan Banyuwangi. Bahkan tadi ada sebagian yang juga dipertahankan sebagai heritage, sedangkan yang ini menjadi pasar modern tentunya dan dua tingkat,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan pasar yang telah direvitalisasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Banyuwangi.
"Mudah-mudahan akan semakin menggeliatkan ekonomi masyarakat di Banyuwangi. Para penjual dan para pembeli bisa nyaman datang ke tempat ini berbelanja, berjualan, dan sekali lagi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” jelas Menko AHY.
Dalam tinjauan tersebut, Menko AHY juga menyoroti keterlibatan tenaga kerja lokal yang cukup besar dalam proses pembangunan.
“Saya senang tadi ada 250 kurang lebih pekerja setiap hari lokal dari Banyuwangi. Mudah-mudahan ini juga terus bisa membuka lapangan pekerjaan yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, AHY mengapresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat, serta menekankan pentingnya keselamatan kerja di tengah upaya percepatan proyek.
“Terima kasih kepada teman-teman Kementerian PU dan semua yang telah bekerja pagi, siang, malam. Tantangannya cuaca, apalagi sudah ber-ber-ber ini. Hujan biasanya akan memengaruhi proses konstruksi. Tapi saya juga menekankan pentingnya terus menjaga keselamatan para pekerja, ya. Safety first, dengan tidak mengurangi semangat untuk percepatan dan penyelesaian dengan sebaik mungkin,” pungkas Menko AHY.