
JAKARTA - Sebanyak 2.077 pelari dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan ajang Raya Run 2025 yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (26/10). Acara lari tahunan yang diinisiasi oleh Bank Raya ini terbagi dalam dua kategori, yakni 5K dan 10K, dengan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Ajang ini dibuka oleh Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia, Komisaris Utama Bank Raya Muhamad Sidik Heruwibowo, serta Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari. Untuk kategori 10K Male Open, pelari Immanuel P. Hutasoit keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 33 menit 04 detik.
Sementara itu, Ferry Junaedi meraih posisi pertama di kategori 10K Male Master dengan waktu 39 menit 21 detik. Di sisi lain, Dama Laksmytha Apta Sukaton menjadi yang tercepat di kategori 10K Female Open dengan waktu 40 menit 05 detik, sedangkan Rosa Fitriyani Kristanto menempati posisi pertama di 10K Female Master dengan waktu 47 menit 02 detik.
Raya Run 2025 mengambil titik start dan finish di Halaman Balai Kota Surabaya. Sepanjang lintasan, para pelari melewati sejumlah ikon Kota Pahlawan seperti Monumen Kapal Selam, Taman Apsari, dan Tugu Pahlawan.
Panitia juga menyiapkan water station, tenaga medis, dan race village di beberapa titik untuk memastikan kenyamanan peserta selama lomba berlangsung.
Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti acara Raya Run 2025.
“Kami mengapresiasi antusiasme para pelari hari ini, karena kita tidak sekedar berlari di Kota Pahlawan, tapi juga kita gelorakan semangat pahlawan sejati hingga garis finish, dengan menjunjung sportifitas dan suasana yang fun,” ujar Kicky dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/10/2025).
Kicky menambahkan, sebagai bank digital kami menargetkan berbagai komunitas untuk dapat menikmati kemudahan bertransaksi perbankan, seperti misalnya komunitas lari.
“Kami memiliki produk Saku Bareng yang diperuntukkan bagi para komunitas untuk menabung kolektif secara lebih transparan,” ucapnya.
Fitur Saku Bareng ini, memungkinkan hingga 300 anggota komunitas untuk menabung bersama, membuat hingga lima saku terpisah untuk keperluan pribadi dan kolektif, serta menyediakan rekap keuangan otomatis yang memudahkan pemantauan transaksi.
Selain itu, tersedia pula fitur Tagih Uang untuk membantu admin melakukan penagihan, serta notifikasi transaksi real-time yang memastikan transparansi bagi semua anggota.
Dalam kesempatan yang sama, Bank Raya bersama Visa meresmikan peluncuran Kartu Virtual Debit Visa di Aplikasi Raya. Melalui fitur ini, nasabah dapat membuat kartu debit secara online tanpa harus datang ke cabang, serta mengatur limit transaksi domestik maupun internasional.
Selama masa promosi, nasabah juga berkesempatan mendapatkan berbagai promo dan diskon untuk transaksi di e-commerce dan marketplace. Untuk keamanan, fitur ini sudah dilengkapi 3D Secure In-App autentikasi dan verifikasi PIN langsung melalui aplikasi.
Dukung Komunitas Kreatif di Senandung Sore
Di hari yang sama, Bank Raya juga mendukung industri musik Tanah Air melalui acara “Merayakan Senandung Sore di TMII” yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Acara ini menampilkan D’Masiv sebagai bintang tamu utama, serta menghadirkan 16 tenant kuliner yang menerima pembayaran melalui Aplikasi Raya.
Pengunjung juga bisa mendapatkan cashback Rp50 ribu untuk transaksi minimal Rp25 ribu, serta hadiah langsung berupa gadget hingga emas untuk pembukaan rekening baru dan penambahan saldo.
Hingga Juni 2025, jumlah pengguna Aplikasi Raya tercatat mencapai 1,05 juta nasabah. Jumlah transaksi meningkat 42,7 persen (yoy) menjadi 2,1 juta transaksi, sementara total dana tabungan digital (digital saving) tumbuh 66,6 persen (yoy) menjadi Rp1,5 triliun.
Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen Bank Raya untuk menjadi bank digital utama yang menghadirkan solusi keuangan digital dengan akses luas bagi masyarakat Indonesia.