Luncurkan Program Beasiswa Atlet Berprestasi, Pemerintah Gelontorkan Dana Rp 3,8 Miliar

AKM • Thursday, 23 Oct 2025 - 06:24 WIB
Beasiswa Atlet Berprestasi 2025 (Istimewa)

Jakarta - Pada saat ini banyak atlet menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan pendidikan tinggi karena padatnya jadwal latihan, karier olahraga yang singkat, dan keterbatasan finansial.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) resmi meluncurkan Beasiswa Atlet Berprestasi 2025. Beasiswa ini tersedia sebagai bentuk nyata penghargaan dan dukungan terhadap kontribusi para atlet muda Indonesia.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan mengatakan Program Beasiswa Atlet Berprestasi hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut, memberikan kesempatan kepada atlet berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa mengorbankan karier olahraga mereka.

“Beasiswa ini salah satunya hadir dalam rangka memfasilitasi para atlet agar dapat mengembangkan intelektualitas, sehingga selain berprestasi dalam olahraga, juga memiliki kematangan secara sains dan teknologi. Inilah salah satu cara negara hadir untuk mengapresiasi dan merekognisi kemampuan talenta muda,” ujar Fauzan dalam peluncuran Program Beassiswa Atlet Berprestasi, Jakarta, Rabu (22/10).

Mewakil Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Fauzan menyampaikan bahwa beasiswa ini tidak hanya bentuk apresiasi atas prestasi olahraga, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

“Melalui Beasiswa Atlet Berprestasi, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet Indonesia memiliki kesempatan untuk tumbuh sebagai insan berpendidikan, berdaya saing, dan menjadi teladan generasi muda,” tuturnya.

Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan, Syska Hutagalung saat menyampaikan sambutan mewakili Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari. Kantor Staf Presiden (KSP) mengawal jalannya program Beasiswa Atlet Berprestasi sebagai bagian dari prioritas Presiden RI.

“Ini adalah amanat langsung dari Presiden. Pemerintah saat ini sudah membuka ruang bagi seluruh atlet yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan. Kita ingin beasiswa ini berkelanjutan, tidak hanya sebagai agenda tahunan saja,” ujarnya.

Syska Hutagalung mengungkapkan pemerintah membuka dan akan mencover beasiswa untuk 200 atlet dengan anggaran Rp3,8 miliar. 

“Kita buka dan cover beasiswa untuk 200 atlet dengan anggaran Rp3,8 miliar. Harapan kami ke depan semakin banyak. Tapi upaya awal kita untuk membuka pintu ini perlu diapresiasi. Ini juga harus dimanfaatkan oleh atlet. InsyaAllah di tahun berikutnya perhatian Presiden untuk para atlet yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi bisa terwujud. Untuk S1 bisa di Kemdiktisaintek dan S2 serta S3 di LPDP,” jelasnya

Ruang Lingkup Beasiswa

Beasiswa diberikan kepada atlet yang meraih juara 1, 2, atau 3 pada ajang olahraga nasional maupun internasional seperti Olimpiade, Asian Games, South East Asian (SEA) Games, Pekan Olahraga Nasional (PON), dan kejuaraan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atau induk organisasi cabang olahraga. Beasiswa mencakup dua komponen utama:

1. Biaya pendidikan, untuk mendukung kegiatan belajar di perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek.

2. Bantuan biaya hidup, guna menunjang kebutuhan dasar mahasiswa selama masa studi.

Program ini dikelola oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, bekerja sama dengan Kemenpora dan perguruan tinggi penerima. Kuota penerima ditetapkan setiap tahun, dan usulan calon penerima diajukan melalui sistem beasiswa atlet oleh Kemenpora.

“Kemenpora terus mendorong agar kolaborasi seperti ini terus diperluas, terutama dengan Kemdiktisaintek dan lembaga pendidikan tinggi di seluruh Indonesia. Kami percaya, para atlet perlu memiliki bekal di masa depan setelah menyelesaikan karier di bidang olahraga, melalui pendidikan tinggi,” ujar Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat.

Sasaran dan Manfaat Program

1. Mahasiswa baru atau ongoing di perguruan tinggi dalam koordinasi Kemdiktisaintek;

2. Atlet berprestasi nasional/internasional yang diusulkan oleh Kemenpora;

3. Mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa lain dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)/Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Program Beasiswa Atlet Berprestasi diberikan kepada 200 mahasiswa yang merupakan Atlet Berprestasi dari 70 perguruan tinggi di Indonesia.

Harapannya, melalui program ini akan lahir generasi “Atlet Akademis” yang unggul secara intelektual, sportif secara moral, dan inspiratif secara sosial. Dengan bekal akademik dan keterampilan, para atlet diharapkan dapat bertransformasi menjadi pemimpin dalam berbagai bidang, membawa semangat nasionalisme dan daya saing menuju Indonesia Emas 2045.