House of Indonesiana Week 2025 Dorong Talenta dan Perkuat Industri Kreatif

FAZ • Thursday, 16 Oct 2025 - 10:33 WIB

Jakarta - House of Indonesiana, hasil kerja sama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea, melakukan pergelaran “House of Indonesia (HOI) Week” untuk memperkuat kapasitas talenta kreatif Indonesia.

HOI Week akan digelar selama dua hari, yaitu pada 15-16 Oktober 2025 di Main Atrium KOREA 360, Lotte Mart Jakarta. Acara ini akan menampilkan karya peserta pelatihan HOI dari Jakarta dan Makassar sekaligus memperkenalkan pembukaan pusat pelatihan baru yang akan berada di Badung, Jambi, Cirebon dan SIkka.

Direktur Regional Korea Creative Content Agency (KOCCA) Indonesia, Lee Gi Haun mengungkapkan optimismenya melalui program HOI sebagai peluang bagi Indonesia dapat melahirkan talenta yang akan berkontribusi dalam perkembangan budaya Indonesia serta kemandirian industri konten di daerah.

Ia mencontohkan proyek dokumenter yang terhubung dengan budaya lokal di Makassar, dan menegaskan bahwa KOCCA Indonesia akan memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta Kementerian Kebudayaan, Olahraga. dan Pariwisata Republik Korea, guna mendorong kemajuan konten kedua negara.

“Melalui kolaborasi dengan Korea Selatan yang membagikan pengalamannya dalam membentuk industri kreatif yang kuat, inovatif dan berbasis teknologi, serta melihat bagaimana Korea Selatan memperluas jaringan kebudayaanya, ini lah semangat yang ingin kami tumbuhkan pada talenta kreatif Indonesia melalui program ini.” ungkap Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan RI.

Giring percaya, kolaborasi budaya tidak hanya menghubungkan dengan tradisi, tetapi juga melahirakn ide-ide baru yang segar, kuat, dan lebih relevan dengan dunia global.

House of Indonesiana merupakan inisiatif kolaboratif antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea, yang didukung melalui KOCCA dan ICONIX Indonesia. Program ini telah hadir di beberapa kota di Indonesia dengan tiga tahapan pembelajaran: dasar, menengah, dan lanjutan, dan akan berfokus pada talenta muda dengan usia maksimal 35 tahun.