
Jakarta — Dalam upaya meningkatkan deteksi dini kanker payudara di Indonesia, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi bersama Siemens Healthineers dan Prudential Indonesia memperkenalkan teknologi mammografi 3D terbaru bernama Mammomat B.brilliant. Alat ini menjadi yang pertama di Indonesia dan dirancang untuk memberikan pengalaman skrining yang jauh lebih cepat, lembut, dan nyaman bagi perempuan.
Kanker payudara masih menjadi momok utama bagi perempuan Indonesia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, tercatat lebih dari 66 ribu kasus baru dengan 22 ribu kematian akibat penyakit ini. Angka tersebut menempatkan kanker payudara sebagai kanker dengan jumlah kasus tertinggi di Tanah Air. Padahal, deteksi dini terbukti meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.
Berangkat dari kebutuhan itu, Mammomat B.brilliant hadir sebagai solusi. Berbeda dari mammografi konvensional yang memakan waktu sekitar 25 detik, teknologi baru ini hanya membutuhkan 5 detik pemindaian tanpa mengorbankan kualitas gambar. Sistem ini juga dilengkapi kecerdasan buatan (AI) untuk mengatur tingkat kompresi dan radiasi, sehingga pasien tetap aman dan nyaman selama pemeriksaan.

Dengan sudut pemindaian 50°, lebih lebar dari alat 3D pada umumnya, Mammomat B.brilliant mampu menghasilkan citra beresolusi tinggi hingga mampu mendeteksi kelainan sekecil mikrokalsifikasi. Fitur ini sangat penting bagi perempuan Asia yang umumnya memiliki jaringan payudara lebih padat.
“Mammomat B.brilliant bukan sekadar peningkatan teknologi, tapi bentuk nyata komitmen kami untuk mengutamakan pengalaman medis pasien perempuan,” ujar dr. Edy Gunawan, MARS, CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. “Luangkan lima detik waktu Anda untuk mammogram, karena lima detik itu bisa menyelamatkan hidup Anda.”
Sementara itu, Presiden Direktur Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, menambahkan bahwa kehadiran alat ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga harapan. “Kami bangga menghadirkan Mammomat B.brilliant pertama di Indonesia. Ini tentang memberi kesempatan bagi lebih banyak perempuan untuk hidup lebih lama dan lebih sehat,” ujarnya.
Salah satu mitra dalam program ini, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah, juga turut memberikan dukungan dengan menyediakan voucher skrining kanker payudara gratis bagi nasabah terpilih. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini.

“Dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan berkala, kesehatan fisik, jiwa, dan finansial dapat lebih terjaga. Kami ingin menjadi mitra yang hadir bukan hanya saat nasabah sakit, tapi juga saat mereka ingin tetap sehat,” ujar Karin Zulkarnaen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia.
Selain menghadirkan teknologi canggih, Siloam Hospitals Group juga menjalankan program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) yang menyediakan layanan skrining gratis bagi perempuan dengan keterbatasan akses kesehatan.
“Kami ingin mengubah pengalaman skrining payudara dari menegangkan menjadi menenangkan. Karena setiap detik yang diselamatkan berarti peluang hidup yang lebih besar,” tutup dr. Edy. (AYN)