Tingkatkan Kesejahteraan Pemuda Usia Pra-Nikah, UKI Berikan Edukasi Kesehatan Reproduksi Seksual dan Manajemen Keuangan

ANP • Thursday, 2 Oct 2025 - 09:15 WIB

JAKARTA - Fakultas Vokasi berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Kristen Indonesia (UKI), menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Gereja Kristen Jawa Jatiluhur Bekasi, pada tanggal 28 September 2025.

Mengusung tema Pengabdian kepada Masyarakat, ‘Sinergi Iman dan Pengetahuan: Edukasi Kesehatan Reproduksi Seksual dan Manajemen Keuangan Bagi Pemuda Usia Pra-Nikah di Gereja Kristen Jawa Jatiluhur Bekasi.’

PKM lintas fakultas di UKI ini menghadirkan narasumber antara akademisi FK UKI, Dr. dr. Louisa A. Langi, MSi, MA dan dr. Abitmer Gultom, Sp.OG., MARS. 

Serta ahli dalam manajemen keuangan yakni akademisi Fakultas Vokasi UKI Ir. Yusuf Rombe M. Allo, M.Psi. akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UKI, dan Dr. Melinda Malau, SE., MM. dan Dr. Ir. Edison Siregar, MM. Mahasiswa UKI Claudia Valoryn Lona Rombe,  dan Delvia Sari Lim juga turut membantu berjalannya pengabdian kepada masyarakat ini.

Ketua PKM, Ir. Yusuf Rombe M. Allo, M.Ps. menjelaskan bahwa pernikahan adalah institusi yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan emosional, serta perencanaan reproduksi seksual dan keuangan yang matang untuk menciptakan keluarga harmonis.  

“Gereja menjadi pelopor dalam menciptakan program edukasi pra-nikah yang holistik dan relevan dengan kebutuhan pasangan muda,” ujarnya.

“Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi penyuluhan interaktif, diskusi dan tanya jawab, untuk memastikan peserta mendapatkan wawasan yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari, baik itu tentang kesehatan alat reproduksi seksual maupun manajemen keuangan yang baik dan berkesinambungan,” tambah Yusuf Rombe.

Edukasi Kesehatan Reproduksi Seksual

Pendidikan reproduksi seksual bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pasangan akan kesehatan reproduksi. Pasangan pra-nikah diharapkan mendapatkan wawasan yang benar mengenai kesehatan reproduksi seksual sehingga mampu mempersiapkan diri untuk kehidupan pernikahan yang sehat.

Akademisi FK UKI, Dr. dr. Louisa A. Langi, menjelaskan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi, perubahan biologis dan psikologis, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab. 

“Setiap individu berhak menentukan waktu, jumlah, dan jarak kelahiran anak. Serta dapat mengakses informasi lengkap tentang kesehatan reproduksi dan efek samping medis,” jelasnya.

“Perempuan berhak memperoleh pelayanan kesehatan reproduksi untuk kehamilan, persalinan, dan nifas yang sehat dan selamat, tanpa kekerasan atau pemaksaan. Juga mendapatkan informasi dan pelayanan KB yang aman, efektif, terjangkau, dan sesuai pilihan tanpa paksaan,”kata dokter Louisa.

“Tips menjaga kesehatan reproduksi adalah menjaga kebersihan organ reproduksi untuk mencegah Infeksi Menular Seksual. Konsumsi makanan sehat, hindari rokok, jangan minum alkohol, hindari seks berisiko, cukup istirahat dan kelola stress,” pungkasnya.

Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Manajemen keuangan bertujuan membangun kemampuan pasangan untuk mengelola keuangan secara bijak dalam rumah tangga. Peserta dilatih untuk mengelola keuangan rumah tangga sehingga dapat menciptakan stabilitas ekonomi keluarga.

“Manajemen keuangan yang baik merupakan fondasi penting bagi pasangan muda yang berencana untuk menikah,” ujar akademisi Fakultas Vokasi, Dr. Edison Siregar.

“Penting untuk membahas perencanaan keuangan sebelum pernikahan, termasuk aspek penyusunan anggaran, pengelolaan utang, tujuan finansial bersama, dan persiapan dana darurat. Dengan pemahaman yang mendalam tentang manajemen keuangan, pasangan dapat membangun kehidupan rumah tangga yang stabil secara finansial,” tuturnya.