
Jakarta - Posyandu kini tidak lagi sebatas tempat menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan balita. Melalui inovasi digital, layanan posyandu mulai bertransformasi agar lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Tim dosen Universitas Budi Luhur menghadirkan aplikasi PosyanduKu dan website posyandu dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tahun pendanaan 2025.
Diungkapkan ketua Tim Program Penerapan Aplikasi PosyanduKu Univerista Budi Luhur, Koen Hendrawan, Tujuan aplikasi tersebut membantu kader dan orang tua dalam pencatatan serta pemantauan tumbuh kembang balita. Kegiatan penerapan apliksai tersebut dilaksanakan di Posyandu Nusa Indah 1, Petukangan Selatan (16/09/2025).
“Aplikasi PosyanduKu memungkinkan data pertumbuhan anak dicatat secara digital dan ditampilkan dalam grafik sesuai standar WHO. Sementara itu, website posyandu berfungsi sebagai pusat informasi yang berisi jadwal kegiatan, artkel edukasi, dan dokumentasi layanan,” jelas Koen.
Selain menghasilkan produk digital, lanjut Koen, dalam pengabdian kepada masyakat (PKM) ini tim juga berfokus pada peningkatan kapasitas kader. Melalui pelatihan dan pendampingan, kader kini lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi, sementara masyarakat merasa lebih mudah memahami informasi kesehatan yang disajikan secara digital.
Ia menambahkan, program ini terlaksana atas dukungan Direktorat Penelitan dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Ia pun berharap inovasi PosyanduKu dapat direplikasi di posyandu lain sehingga manfaatnya menjangkau lebih banyak keluarga di Indonesia.