
Jakarta — Unggahan mantan anggota DPR RI Akbar Faizal di platform threads instagram menuai beragam reaksi dari warganet. Dalam unggahan yang telah ditonton lebih dari 226 ribu kali itu, Akbar mengunggah dua foto yang menampilkan dirinya dan rekan-rekan berada di dalam sebuah private jet.
“Maap…maappp. Orang kaya mau lewat. Ini namanya Praipet jet. Paham klean” tulis Akbar dalam keterangan di unggahannya, dikutip Rabu (17/9).
Foto pertama memperlihatkan suasana kabin jet pribadi dengan kursi kulit yang lega, sementara foto kedua menunjukkan mereka sedang menikmati santapan lengkap di udara. Postingan itu dilihat sebanyak 226 ribu, mendapat 2.456 like dan 293 komentar.
Unggahan ini memicu gelombang komentar yang didominasi nada kritik.
Meski unggahannya diduga bermotif sindiran, tapi banyak netizen menilai Akbar sedang “flexing” atau pamer gaya hidup mewah.
“Kok ikut-ikutan flexing, Pak,” tulis seorang warganet.
“Waduh ternyata levelnya sama dengan Sahr0ni,” sindir pengguna lain, membandingkan Akbar dengan figur publik yang dikenal sering pamer kekayaan.
BACA JUGA: Ungkapan Bahagia Guru di Lumajang Soal MBG: Muridku Tambah Ndut-ndut!
“Sombong kali pak… ingat pak, roda berputar!” tulis akun lain yang memberi peringatan moral.
Selain itu, ada pula komentar yang mempertanyakan sensitivitas unggahan ini. “Nggak khawatir ya pak? Posting beginian?” tulis seorang netizen.
“Asal jangan nyalon DPR lagi, nanti foto ini akan jadi saksi,” ujar pengguna lain dengan nada setengah bercanda.
Beberapa komentar bahkan menyoroti perubahan sikap Akbar yang dulu dikenal sebagai aktivis vokal dan kritis.
“Bang, dulu jadi aktivis suaranya lantang. Kok sekarang nggak ada suaranya, apakah karena sudah di zona nyaman?” kritik seorang netizen.
“Ini bukti Anda tak konsisten. So sad,” tambah pengguna lainnya.
Meski demikian, banyak pula komentar netizen dengan gaya bercanda. Unggahan ini memunculkan diskusi soal etika pejabat publik atau tokoh politik saat memamerkan gaya hidup mewah di media sosial.
Hingga kini, Akbar Faizal belum memberikan tanggapan lanjutan terkait komentar-komentar yang membanjiri unggahannya.