
PHUKET - Empat perusahaan teknologi energi terkemuka dari Asia dan Eropa mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) –dalam sesi tertutup– bertajuk "Aliansi Penguatan Jaringan Listrik Euro – Sineuro" pada Konferensi Teknologi Baterai ASEAN (ABTC) ke-3 di Phuket, Thailand. Aliansi strategis ini, yang ditandatangani dalam sesi tertutup di konferensi tersebut (27-29 Agustus 2025), merupakan kolaborasi antara para pemimpin energi Asia dan Eropa untuk bersama-sama mengembangkan proyek penguatan jaringan listrik dan penyimpanan energi di seluruh Eropa.
Menjembatani Inovasi Asia dengan Keahlian Eropa
Aliansi Sineuro menggabungkan inovasi Asia dalam penyimpanan baterai dan elektronika daya dengan keahlian regulasi dan pengembangan proyek Eropa. Kemitraan ini bertujuan untuk menyediakan infrastruktur yang terukur dan berkelanjutan yang meningkatkan keandalan jaringan listrik dan mempercepat transisi energi bersih Eropa.
"Aliansi ini menjembatani dua kawasan dinamis yang berkomitmen pada solusi energi berkelanjutan," ujar Philip Lee, Wakil Presiden Green Tenaga di kawasan APAC. "Dengan menggabungkan pengetahuan pasar Eropa kami dengan teknologi mutakhir Asia dari mitra kami, kami siap untuk mewujudkan proyek infrastruktur jaringan yang transformatif," lanjut Nino Guidetti, CEO NextGEN Energy.
Para Perusahaan yang Bermitra
Green Tenaga adalah penyedia solusi penyimpanan energi berbasis di Asia Pasifik yang berfokus pada penyediaan solusi yang skalabel, modular, aman, dan dapat disesuaikan untuk aplikasi komersial dan utilitas. Keahlian perusahaan dalam teknologi baterai dan integrasi sistem; menjadikan Green Tenaga pemain kunci dalam transisi energi di kawasan ini.
NextGEN Energy adalah perusahaan teknologi yang berbasis di Italia yang berspesialisasi dalam sistem penyimpanan energi baterai (BESS) canggih dan solusi inverter untuk aplikasi industri dan utilitas. Sebagai bagian dari Treesse Group, NextGEN menggabungkan keahlian teknik yang mendalam dan otomasi industri dengan mitra internasional untuk menghadirkan teknologi energi yang skalabel dan tahan masa depan untuk pasar Eropa dan global. Di Indonesia, ekosistem bisnis ini sudah hadir melalui PT Treesse Progetti Indonesia sejak tahun 2017.
Sineng Electric adalah pemimpin global dalam elektronika daya, yang berspesialisasi dalam inverter fotovoltaik (PV) canggih, inverter penyimpanan energi, dan produk daya digital. Solusi inovatif perusahaan ini mendukung instalasi energi terbarukan di seluruh dunia.
Half Bridge Automation (HBA) yang berpusat di Italia adalah pakar tepercaya dalam operasi layanan dan dukungan infrastruktur jaringan, menyediakan layanan teknis penting yang memastikan operasi sistem energi yang andal dan efisien.
Para Mitra Teknologi
Sineuro juga memanfaatkan teknologi dari mitra utama untuk meningkatkan penawarannya: Narada Power menyediakan teknologi baterai canggih yang berkontribusi pada keandalan dan kinerja sistem penyimpanan energi, sementara Schneider Electric mendukung aliansi ini dengan keahlian dan solusi untuk infrastruktur tegangan rendah dan menengah (LV/MV), PLC, serta platform EAE. Kolaborasi ini memperkuat fondasi teknis proyek-proyek Sineuro, memastikan penerapan yang tangguh dan terukur di seluruh pasar Eropa.
Para Penandatangan MoU
MoU ditandatangani oleh para eksekutif senior yang mewakili masing-masing organisasi: Green Tenaga: Philip Lee, Wakil Presiden APAC, NextGEN Energy: Nino Guidetti, CEO Sineng Electric: Direktur Bisnis ASEAN (TBA), Half Bridge Automation: Perwakilan (TBA)
Langkah Berikut
Para mitra Aliansi Sineuro berharap dapat mengumumkan pengembangan proyek bersama pertama mereka di pasar Eropa dalam enam bulan ke depan, dengan fokus awal pada instalasi penyimpanan energi skala jaringan di pasar-pasar utama Eropa.