Pemerintah Percepat Penanganan Bencana Erupsi Lewotobi dan 11 Daerah Lain

ANP • Thursday, 21 Aug 2025 - 19:15 WIB

Jakarta – Pemerintah pusat menegaskan komitmen mempercepat penanganan bencana, khususnya terkait erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di 11 kabupaten/kota lain yang belum tuntas. Hal itu disampaikan Menko PMK, Pratikno, usai memimpin Rapat Tingkat Menteri di Jakarta.

“Yang pertama, kita fokus pada percepatan penyelesaian pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi. Di saat bersamaan juga menyiapkan akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya. Yang kedua, kita akan menuntaskan penanganan pascabencana di 11 daerah yang hingga kini masih belum rampung,” kata Pratikno.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menambahkan, meskipun erupsi Lewotobi telah berlangsung sejak dua tahun lalu, status tanggap darurat masih berlaku. “Sebagian besar masyarakat terdampak sudah tinggal di hunian sementara. Namun masih ada sekitar 250 KK di Pos Konga yang bertahan di tenda. Akhir Agustus ini mereka akan dipindahkan karena hunian sementara tahap terakhir sudah selesai,” jelasnya.

Suharyanto juga menyoroti penanganan bencana lama seperti erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Menurutnya, masih ada infrastruktur tambahan yang belum terbangun meski program rehabilitasi resmi dibatasi maksimal tiga tahun. “Melalui rapat ini, kita sepakati agar ada payung hukum sehingga Kementerian Keuangan dapat menyalurkan hibah ke daerah untuk menyelesaikan kekurangan tersebut,” ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, memastikan kementeriannya akan membangun akses jalan menuju lokasi huntap di Nobolito, Flores Timur, serta pelebaran jalan di Adonara. “Saat ini proses embasement sudah berjalan, lelang direncanakan pada Agustus, dan konstruksi akan berlangsung hingga 2026,” katanya.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. Menurutnya, penanganan erupsi Lewotobi berdampak luas hingga wilayah Flores lainnya. Ia juga berharap aspek pendidikan, kesehatan, hingga sumber mata pencaharian baru bagi pengungsi dapat segera diperhatikan.

“Kami berterima kasih karena proses konsolidasi ini berjalan baik. Dukungan pemerintah pusat sangat berarti bagi pemulihan masyarakat NTT,” ungkapnya.

Dengan langkah percepatan ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak segera mendapatkan hunian layak, layanan publik pulih, serta aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.