Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Jabodetabek, Banjir dan Rob Mengintai

FAZ • Tuesday, 12 Aug 2025 - 22:19 WIB

Jakarta – BMKG mengingatkan masyarakat Jabodetabek untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem hingga 14 Agustus akibat fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, dan bibit siklon tropis di Samudera Hindia.

“Hujan ekstrem melanda sejumlah daerah, sehingga perlu waspada potensi bencana hidrometeorologis pekan ke depan,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Gus Wanto, Selasa (12/8).

BMKG memprediksi intensitas hujan akan menurun pada 16–17 Agustus dan kembali meningkat pada Oktober saat musim hujan tiba.

Di Jakarta, hujan deras semalam menyebabkan enam RT tergenang, dengan dua RT di Cipinang Muara masih tergenang setinggi 35 cm hingga pagi tadi.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menjelaskan bahwa Jakarta menghadapi tiga jenis banjir: kiriman dari Depok atau Bogor, hujan lokal yang sulit diprediksi, dan banjir rob di pesisir utara.

“Jakarta dilalui oleh 13 sungai, sehingga sifat banjirnya cukup tentatif,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD DKI bersama Dinas Sumber Daya Air menyiagakan pompa, perahu karet, serta 100 unit early warning system untuk peringatan dini, dan memastikan layanan darurat 112 siap untuk evakuasi.

“Kombinasi hujan di Puncak, hujan di Jakarta, dan laut pasang perlu diwaspadai,” kata Gus Wanto.

Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru dan meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, longsor, maupun gangguan transportasi.