Kembangkan Pengetahuan dan Teknologi, Kemendiktisaintek Alokasikan Dana Hingga Rp 300 Juta Kepada BEM

AKM • Saturday, 9 Aug 2025 - 14:32 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto

Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) beencana  mengalokasikan pendanaan untuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto mengatakan rencana pendanaan tersebut mencapai Rp200 hingga Rp300 juta pertahunnya. Pendanaan bertujuan agar BEM berkontribusi pada kegiatan pengembangan teknologi dan pengetahuan.

"Jadi mahasiswa memperoleh pengetahuan di kampus, bisa menerapkan dengan program kegiatan di masyarakat sekitar kampus," ujar Brian di sela-sela kunjungan di Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025,  ITB Bandung, Sabtu (9/8/2025).

Prof. Brian menyebut, program tersebut dengan nama mahasiswa berdampak. Salah satunya memberikan kesempatan kepada BEM untuk mengusulkan pilot project kegiatan yang menyasar langsung masyarakat di sekitar kampus.

"Dengan kegiatan ini harapannya BEM (mahasiswa) bisa memecahkan masalah yang ada di masyarakat sekitar kampus," imbuhnya.

Prof. Brian menjelaskan Mahasiswa ini dapat memiliki belal penelitian dan pengetahuan dari kampus.

"Mahasiswa (BEM) ini nanti berbekal penelitian dan pengetahuan di kampus," tandasnya.

Sementata itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) wilayah IV, Lukman mengatakan, pendanaan ini bertujuan untuk mengimplementasikan ide-ide brilian dari BEM.

"BEM ini kan banyak memiliki ide-ide brilian. Dari pada mereka banyak melakukan demo, lebih baik kita danai untuk melakukan kegiatan kreatifitas mahasiswa,"  sebutnya.

Acara KSTI 225 melibatkan 68 kementerian, 152 BUMN, dan menampilkan lebih dari 400 inovasi yang diharapkan dapat menjadi titik awal kolaborasi riset berorientasi pertumbuhan ekonomi.