Pertama Sejarah Indonesia, Konvensi Sains, Teknologi dan Industri (KSTI) 2025 Diikuti Ribuan Peserta

AKM • Thursday, 7 Aug 2025 - 11:46 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brain Yuliarto (Istimewa)

Bandung -  Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ( Kemendiktisaintek) menggelar Konvensi Sains dan Teknologi Industri Indonesia (KSTI) yang resmi dibuka ooleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (7/8/2025).

Acara yang digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Dago, Bandung, Jawa Barat bertema "Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi Melalui Penguasaan Sains dan Teknologi".

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brain Yuliarto mengatakan konvemsi ini jadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia yang dihadiri Presiden, para menterin kabinet merah putih, para peneliti hingga program doktoral.

“ KSTI 2025 hadir 150 Rektor, 1.000 peneliti terbaik di Indonesia hingga mahasiswa program doktoral 2.000 orang,” ujar Menteri Brian.

Brain mengatakan, sains dan teknologi berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah ekonomi kuncinya adalah penguasaan sains dan teknologi," tegas  Brian.

Ia menegaskan, penguasaan sains dan teknologi menjadi tanggung jawab moral lintas sektoral. Sebab, berdampak pada kemajuan industri dan memajukan sumber daya manusia (SDM) unggul.

"Ini menjadi tanggung jawab moral, karena sains dan teknologi memajukan industri dan SDM unggul," imbuh Brian.

Kegiatan  KSTI 2025 diisi juga oleh sesi diskusi panel dan executive session. Pengisi acara terdiri dari jajaran kementerian dan lembaga strategis hingga para peraih Nobel dan akademisi dunia.