
Jakarta -Isu yang beredar di masyarakat terkait penggeledahan Rumah seorang Jampidsus Febrie Adriansyah menimbulkan perbedaam persepsi di masyarakat atas kebemarannya.
“Ini isu yang sangat memprovokasi untuk mengajak masyarakat memberikan sebuah penilaian yang merusak lembaga Kejaksaan, padahal kita sudah melihat dengan nyata-nyata kinerja Kejaksaan hari ini yang begitu Spektakuler dalam proses penegakan hukum yang menyelamatkan keuangan Negara, uang rakyat yang diselamatkan,” ujar Anggota DPD RI Abdul Rachman Thaha ( ART) kepada Media, Jakarta, Senin (4/8).
Menurut ART Senator asal Sulteng ini, Isu seperti inilah yang pada akhirnya jatuhnya ke Fitnah pada seorang Jampidsus Febrie
“ Sampai hari ini Kejaksaan masih melakukan Proses Penegakan hukum hal korupsi diberbagai kelembagaan yang tujuannya adalah untuk menyelamatkan keuangan negara yang di rampok para pecundang negeri ini yang pada akhirnya menyengsarakan rakyat,” imbuhnya.
ART mengungkapkan dirinya baru bertemu dengan jampidsus Febrie dan tidak ada wacana penggeledahan terhadap rumahnya.
“Alhamdulillah saya baru bertemu dengan Jampidsus Febrie dan mempertanyakan hal tersebut bahwa tidak ada masalah yang terjadi dengan pemberitaan hari ini, beliau baik-baik saja dan Alhamdulillah Sehat walafiat,” tegasnya.
ART yang juga Sekjen Laskar Merah Putih meminta segala sesuatu yang berbentuk fitnah atau hoax yang mendeskreditkan kejaksaan sebaiknya dihentikan.
“Jadi sudahlah hentikan segala sesuatu niat kalian para pecundang negeri ini, Negara kita lagi berjuang untuk memperbaiki perekonomian, sudahilah langkah dan niat kalian untuk merusak citra dari para penegak hukum hari ini. Jangan coba-coba bermain intimidasi dengan Kejaksaan tidak punya pengaruh, Saya yakin dan percaya sampai saat ini Kejaksaan adalah sebuah institusi yang sangat di harapkan masyarakat untuk menjaga keuangan negara ini,” pinta ART
ART menambahkan jika masih ada penyerangan yang ditujukan kepada kejaksaan akan membuat ketidakpercayaan masyarakat terhadapa aparat penegak hukum.
“ jika kalian masih saja menyerang institusi seperti kejaksaan hari ini, aparat penegak hukum mana lagi yang akan di percaya,” tandasnya.