KLH Gaungkan Gerakan Pilah Sampah lewat Kampanye GAUL di Jakarta Utara

FAZ • Sunday, 20 Jul 2025 - 21:23 WIB

JAKARTA – Dalam rangka mendukung Gerakan Aksi Pilah Sampah dan membentuk generasi peduli lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menggelar kampanye edukatif bertajuk Gerakan Aksi Untuk Lingkungan (GAUL): Ayo Pilah Sampahmu.

Kampanye ini bersinergi dengan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang digelar di kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (20/7/2025). Sekitar 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian, mulai dari anggota Saka Kalpataru, siswa-siswi sekolah Adiwiyata, Karang Taruna, dunia usaha, hingga petugas kebersihan.

Inspektur Utama KLH/BPLH, Winarto, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

"Agenda hari ini mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya Saka Kalpataru sebagai agen perubahan, untuk mengelola sampah dengan baik dan mulai memilahnya dari rumah," ujar Winarto saat ditemui di Kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, Minggu (20/7/2025) pagi.

Sebagai bentuk apresiasi, KLH/BPLH menyerahkan secara simbolis bantuan tempat sampah pilah kepada Wali Kota Jakarta Utara, wartawan lingkungan, komunitas lokal, serta perwakilan Saka Kalpataru.

"Kegiatan ini tidak hanya berdampak hari ini, tapi akan berkelanjutan. Kita ingin membangun komitmen dan membuka wawasan masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyambut positif kolaborasi dengan KLH/BPLH dan berbagai pihak swasta dalam kampanye GAUL. Ia berharap aksi semacam ini bisa memperkuat posisi Jakarta Utara sebagai percontohan dalam pengelolaan sampah di DKI Jakarta.

"Kita bersyukur, CSR dari Agung Podomoro, Pelindo, dan pihak lain mendukung penuh dengan memberikan bantuan tong pilah sampah. Ini langkah konkret dalam mendorong masyarakat berperan aktif mengelola sampah," kata Hendra.

Ia menambahkan, kegiatan rutin HBKB yang dibarengi dengan kampanye lingkungan menjadi momentum tepat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.