Ditjen Bimas Kristen Perkuat Asta Protas, Fokus pada Kerukunan dan Pencegahan Perdagangan Manusia

FAZ • Thursday, 17 Jul 2025 - 16:39 WIB

JAKARTA – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) Kementerian Agama RI menegaskan komitmennya dalam menjalankan delapan program prioritas atau Asta Protas yang merupakan turunan dari Asta Cita Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden. Program ini juga sejalan dengan arahan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Urusan Agama Kristen, Pendeta Dr. Amsal Yowei, SE., M.Pd.K, dalam kegiatan Media Gathering Asta Protas bersama Dirjen Bimas Kristen yang berlangsung di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

“Asta Protas dirancang untuk memberikan dampak nyata kepada masyarakat, terutama dalam penguatan kehidupan keagamaan,” kata Amsal Yowei. Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama Ditjen Bimas Kristen adalah memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Saya yakin keberagaman dan kerukunan di Indonesia dapat diwujudkan oleh Ditjen Bimas Kristen. Jika ada gesekan antarumat beragama, kami telah menyiapkan penyuluh agama untuk menjaga harmoni. Kami berharap ke depan, suasana rukun dan penuh cinta kemanusiaan benar-benar tercipta,” ungkapnya.

Selain isu kerukunan, Ditjen Bimas Kristen juga aktif dalam upaya pencegahan perdagangan manusia (human trafficking). 

“Kami melibatkan pimpinan gereja, sinode, dan yayasan Kristen, serta bekerja sama dengan Kementerian PMK dan Kesehatan untuk memberikan pembekalan kepada masyarakat tentang bahaya perdagangan orang,” tambah Amsal.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Agama Kristen, Dr. Suwarsono, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan agama Kristen menjadi prioritas utama.

“Kami melakukan pembinaan kepada perguruan tinggi agama Kristen, meningkatkan mutu melalui akreditasi dan sertifikasi dosen. Kami juga menyediakan beasiswa S3 luar negeri, bantuan disertasi, dan afirmasi khusus bagi mahasiswa asli Papua agar mereka memperoleh akses pendidikan tinggi yang setara,” ujarnya.

Dengan beragam program tersebut, Ditjen Bimas Kristen berharap implementasi Asta Protas dapat memberikan manfaat nyata bagi umat Kristen di seluruh Indonesia dan memperkuat kontribusi umat beragama dalam pembangunan bangsa.