
JAKARTA - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) menyelenggarakan Media Lecture pada 9 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen ICDX dalam melakukan literasi dan edukasi berkelanjutan terkait pasar derivatif kepada para awak media.
Direktur ICDX, Nursalam mengatakan kegiatan Media Lecture ini adalah bagian dari berbagai upaya strategis ICDX untuk terus melakukan literasi dan edukasi berkelanjutan khususnya tentang pasar keuangan derivatif dan komoditi di Indonesia.
“Kali ini kami menyelenggarakan Media Lecture, karena bagi ICDX, keberadaan media sangat penting dalam pengembangan pasar keuangan di Indonesia, khususnya dalam penyampaian informasi positif kepada masyarakat. Selain itu, sebagai Self Regulatory Organization di ekosistem perdagangan berjangka komoditi, tentunya kami memiliki peran untuk memberikan edukasi dan literasi secara berkelanjutan kepada masyarakat,” kata Nursalam dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Lebih lanjut, Nursalam menuturkan dengan adanya implementasi UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), pasar perdagangan derivatif di Indonesia memiliki 3 regulator, yaitu OJK, Bank Indonesia dan Bappebti.
“Dan ini tentunya perlu disampaikan kepada media secara baik dan komprehensif, sehingga para jurnalis bisa memahami tentang ekosistem ini secara lengkap,” ucapnya.
Sementara itu, Head of Corporate Communication ICDX, Podogiri Hatmoko mengatakan pihaknya melihat media memiliki peranan penting untuk memberikan informasi positif terkait perdagangan berjangka komoditi.
“Kami ICDX melihat bahwa media merupakan salah satu pemangku kepentingan utama dalam ekosistem kami. Harapannya, dengan media lecture ini para jurnalis yang mengikuti dapat memperoleh pendalaman informasi terkait pasar derivatif. Kedepan kami juga akan menyelenggarakan Media Lecture dengan tema-tema lain, khususnya terkait industri perdagangan berjangka komoditi,” ucap Podogiri.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Tirta Karma Sanjaya dan Kepala Direktorat Pengawasan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Darwin