Jelang Satu Abad Kemerdekaan, Muzani Sebut Pentingnya Sinergi Antar Lembaga Negara

AKM • Sunday, 13 Jul 2025 - 07:58 WIB
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani (Istimewa)

Lombok Barat - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani menyerukan pentingnya sinergi antar-lembaga negara dalam menghadapi tantangan kebangsaan ke depan. Hal itu, kata Muzani, terutama menjelang satu abad kemerdekaan Indonesia pada 2045 dan perlunya evaluasi konstitusi Indonesia. 

“Ketika Indonesia genap berusia 100 tahun pada 2045, pertanyaannya adalah: apakah konstitusi kita saat ini masih relevan?. Kita perlu mulai memikirkan konstitusi modern yang bisa menjawab tantangan zaman,” kata Muzani dalam sambutannya saat menutup Gathering Media dan MPR RI di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/7/2025).

Pernyataan ini disampaikan dalam forum silaturahmi yang turut dihadiri oleh sejumlah anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra dan Sekjen MPR. Diantaranya Dewa Gede Agung Budiarsana (Dapil Bali), Ir. Bambang Haryo Soekarto (Dapil Jawa Timur I), serta Ketua DPD Gerindra NTB yang juga Bupati Lombok Tengah, H. Darul Fathir Bahri, termasuk Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah.

Muzani menekankan bahwa sinergi antara lembaga negara dan program pemerintah adalah keniscayaan jika bangsa ini ingin mempercepat pencapaian tujuan nasional. “Kalau lembaga negara berjalan sendiri-sendiri dan tidak saling mendukung, maka akan muncul kerentanan institusional,” katanya.

Dalam kesempatannya, Muzani juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja media parlemen, khususnya Koordinator Wartawan Parlemen (KWP) Senayan. Ia menyebut hubungan yang terbangun selama ini bukan hanya formal, tetapi juga strategis dan penuh kepercayaan.

“Pemberitaan media tentang MPR selama ini sangat membantu membangun citra positif lembaga. Kami ucapkan terima kasih atas itu,” tamdasnya.