.jpg)
Yogyakarta - Gerakan OK OCE Indonesia bersilaturahmi dengan para pelaku usaha UMKM di Yogyakarta. Dalam kesempatan ini, Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi membagikan semangat berwirausaha yang dimulai dari mindset hingga penggunaan AI bagi UMKM.
Dalam kunjungannya, Iim hadir sebagai pembicara utama dan membawakan materi "Mindset Bisnis dan Branding: Kunci Sukses Menghasilkan Cuan di Era Digital."
Dalam pemaparannya, Iim menekankan bahwa dunia telah memasuki era Industri 6.0 atau “Super Smart Society” di mana manusia dan teknologi saling berinteraksi, bukan hanya menggunakan.
Ia juga menyoroti fenomena umum di kalangan pelaku UMKM. “Banyak yang jadi CEO, tapi bukan Chief Executive Officer, melainkan Chief Everything Officer. Masak sendiri, packing sendiri, kirim sendiri. Padahal, tugas utama pengusaha adalah berpikir strategis agar usahanya tumbuh,” ujar Iim disambut tawa dan antusiasme peserta.
Selain Iim, pembicara lainnya seperti Tri Harso Wibowo (Founder Garda Mandiri) dan Dyah Marini (CEO Ngelarisi UMKM Yogyakarta) turut berbagi strategi membangun branding dan public relations yang efektif untuk mendongkrak omzet usaha kecil menengah.
OK OCE Wonderful Yogyakarta (SIJI) sebagai komunitas penggerak OK OCE Indonesia di wilayah DIY turut hadir meramaikan gelaran talkshow ini dengan semangat kolaboratif yang tinggi.
Bukan hanya memberikan semangat berwirausaha pada anggota di Komunitas Siji Wonderful Yogyakarta, Ketua Umum OK OCE juga mengajak Penggerak OK OCE Forever untuk semangat kolaborasi dan transformasi digital dalam Pelatihan “AI For UMKM".
Acara ini merupakan hasil sinergi antara OK OCE Indonesia, OK OCE Forever Yogyakarta, dan BMT Al-Ikhwan yang bertujuan mengedukasi pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam pengelolaan usaha mereka.
Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE Indonesia sekaligus CEO Artea.ai, menjadi pembicara utama dalam sesi pelatihan bertajuk “Mengembangkan UMKM dengan Kekuatan AI", ujarnya.
Dalam pemaparannya, Iim menggarisbawahi pentingnya membangun sistem bisnis yang kuat dan terukur.
“Bisnis bukan hanya soal jualan, tapi bagaimana membangun sistem seperti yang dilakukan Kolonel Sanders. Orang beli bisnisnya, bukan hanya produknya,” ungkap Iim.
Ia menjelaskan bahwa teknologi AI kini bisa menjadi smart assistant dalam operasional usaha. “Dengan AI, usaha bisa tetap berjalan walau pemiliknya jalan-jalan. Ini saatnya UMKM naik kelas dengan bantuan teknologi,” ujar Iim disambut antusias peserta.
Selain dengan OK OCE Forever, MASWIRA Jaya Yogyakarta juga disampaikan pentingnya membangun mental wirausaha yang tangguh.
Silaturahmi ini menjadi ruang yang inspiratif dan produktif, di mana pelaku UMKM dapat saling belajar dan memperkuat jaringan. Komunitas MASWIRA Jaya pun menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk OK OCE Indonesia, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis kewirausahaan.