
JAKARTA — Perayaan Iduladha 1446 H di Masjid Istiqlal Jakarta bukan hanya menjadi momen ibadah tahunan, tetapi juga simbol kolaborasi antar-lembaga dan kepedulian sosial lintas golongan. Dari pelaksanaan Salat Iduladha hingga penyembelihan hewan kurban, seluruh rangkaian acara menunjukkan kekuatan sinergi dalam memperkuat solidaritas umat dan bangsa.
Salat Iduladha yang berlangsung pada Jumat pagi (6/6) dipadati ribuan jemaah. Presiden RI Prabowo Subianto bersama para menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, serta pejabat Kementerian Agama turut hadir dalam suasana yang khidmat. Imam Masjid Istiqlal KH. Muzzakir Abdurrahman memimpin salat, sementara khotbah disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, KH. Wan Jamaluddin Z.
Pengamanan dan pelayanan jemaah melibatkan lebih dari 2.900 personel gabungan dari TNI, Polri, Paspampres, dan protokol kepresidenan.
“Kami diminta memastikan semua layanan berjalan maksimal, sesuai arahan Menteri Agama,” ujar Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad dalam keterangan di Jakarta, Selasa (10/6/2025).
Malam Takbir dan Penguatan Ketahanan Keluarga
Malam sebelumnya (5/6), Kementerian Agama menggelar Malam Takbir Nasional dengan mengusung tema “Ketahanan Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam pidatonya, Abu Rokhmad menekankan pentingnya menjadikan kisah Nabi Ibrahim a.s. sebagai inspirasi dalam membangun keluarga yang tangguh dan religius.
Ia menggarisbawahi bahwa semangat pengorbanan Nabi Ibrahim dan perjuangan Siti Hajar menjadi teladan dalam menghadapi ujian hidup dengan keteguhan iman. “Keluarga harmonis adalah kunci lahirnya generasi berkualitas,” ucapnya.
Penyembelihan Kurban: Kolaborasi Umat dan Pemerintah
Makna sosial Iduladha semakin terasa dalam prosesi penyembelihan hewan kurban yang dilakukan pada Sabtu pagi (7/6) di Rumah Pemotongan Hewan Masjid Istiqlal. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menyumbangkan sapi kurban, yang disembelih secara simbolis oleh Plt. Imam Besar Istiqlal, Mulawarman Hannase. Bahkan, sapi kurban dari Gereja Katedral Jakarta juga ikut disembelih, memperkuat semangat toleransi dan persatuan.
Masjid Istiqlal menerima total 136 hewan kurban yang disalurkan ke yayasan sosial dan warga kurang mampu. Sementara itu, pada Minggu (8/6), Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama melaksanakan penyembelihan tambahan di halaman Wisma Haji Jakarta Timur. Sebanyak 12 hewan kurban—hasil partisipasi pegawai dan mitra kerja—didistribusikan ke masyarakat sekitar.
Distribusi dilakukan secara transparan dan efisien, bekerja sama dengan BAZNAS, lembaga amil zakat, dan Bank Syariah Indonesia. “Kurban ini bukan sekadar ritual, tetapi bentuk nyata layanan sosial keagamaan,” ujar seorang panitia pelaksana.
Refleksi Iduladha: Dari Spirit Ibadah ke Aksi Nyata
Perayaan Iduladha tahun ini di tingkat kenegaraan mencerminkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diimplementasikan melalui kerja sama lintas institusi dan golongan. Dari pemimpin negara hingga masyarakat akar rumput, semua berperan dalam menegakkan semangat pengorbanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial