
Sutradara : Danny Philippou and Michael Philippou
Penulis : Danny Philippou dan Bill Hinzman
Produser : Samantha Jennings, Kristina Ceyton
Pemain : Billy Barratt, Sora Wong, Jonah Wren Phillips, Sally Hawkins
Durasi : 1 jam 39 Menit
Genre : Horor, Psikologis, Okultisme, Thriller
Distributor : Sony Pictures Indonesia
JAKARTA — Setelah kesuksesan Talk to Me yang fenomenal pada 2023, duo sutradara Danny dan Michael Philippou kembali dengan karya horor terbaru mereka, Bring Her Back. Diproduksi oleh A24 dan Causeway Films, Bring Her Back langsung menyita perhatian lewat pendekatan horor yang lebih emosional, gelap, dan menyayat hati.
Bring Her Back berkisah tentang Piper (Sora Wong), seorang gadis remaja tunanetra, dan kakaknya Andy (Billy Barratt) yang baru saja kehilangan orang tua mereka. Mereka kemudian ditempatkan di bawah pengasuhan Laura (Sally Hawkins), seorang konselor anak yang tinggal di rumah terpencil bersama seorang anak asuh lain bernama Oliver (Jonah Wren Phillips).
Namun, keanehan demi keanehan mulai muncul. Oliver menunjukkan perilaku dan kondisi fisik yang makin menyeramkan. Di balik kedamaian rumah tersebut, rupanya tersembunyi ritual kuno dan rekaman VHS misterius yang membuka pintu pada kengerian yang lebih dalam: sebuah entitas yang tak hanya menghantui tubuh, tapi juga jiwa.
Berbeda dari Talk to Me yang lebih bersifat “horor remaja”, Bring Her Back lebih mengeksplorasi bagaimana trauma, rasa kehilangan, dan hubungan antar saudara bisa berubah menjadi ladang subur bagi kekuatan gelap. Anda akan disuguhkan bukan hanya perubahan fisik Oliver yang semakin mengerikan, tapi juga bagaimana duka bisa menggerogoti seseorang secara perlahan, baik secara fisik maupun emosional.
Sora Wong, yang memerankan Piper, tampil gemilang di debut film layar lebarnya. Gadis muda dengan gangguan penglihatan ini menghadirkan performa yang penuh ketulusan dan empati. Keputusannya untuk tampil sebagai karakter dengan disabilitas yang nyata menjadi salah satu kekuatan Bring Her Back.
Billy Barratt, aktor muda peraih International Emmy, juga tampil meyakinkan sebagai Andy, sosok kakak pelindung yang perlahan kewalahan menjaga adiknya. Chemistry antara Wong dan Barratt terasa alami dan menyentuh.
Sementara itu, aktris kawakan Sally Hawkins memberikan lapisan kompleks pada karakter Laura, sosok yang simpatik namun penuh rahasia kelam.
Seperti Talk to Me, Bring Her Back juga membangun dunia horor yang kaya namun tidak selalu dijelaskan. Potongan VHS berisi ritual aneh dan simbolisme visual hanya memberi petunjuk, tidak jawaban. Anda dibiarkan merangkai sendiri misterinya, menciptakan pengalaman menonton yang berlapis.
Bring Her Back bukan sekadar film horor. Ini adalah drama keluarga yang dibungkus dalam lapisan ritual sesat, luka emosional, dan ketakutan eksistensial. Bring Her Back menegaskan posisi Philippou bersaudara sebagai suara baru yang berani dan emosional dalam sinema horor modern.
Bring Her Back akan tayang tanggal 6 Juni 2025 di bioskop Indonesia.