101 Siswa Lolos Seleksi Ketat Masuk SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School

FAZ • Wednesday, 4 Jun 2025 - 15:45 WIB

JAKARTA – SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School resmimenerima 101 peserta didik baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini berlangsung sejak bulan Februari hingga akhir Mei 2025 serta pengumuman penerimaan siswa baru dilakukan pada hari Senin (2/6). 

SPMB diawali dengan 258 pendaftar yang berasal dari 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri. 

SMA Dharma Wanita 1 Pare melibatkan Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri bersama Putera Sampoerna Foundation melaksanakan serangkaian tahap seleksi yang tidakhanya menekankan aspek akademis, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi peserta didik.

“Adanya kolaborasi di SMA Dharma Wanita 1 Pare sebagaiupaya untuk menyentuh anak-anak yang tidak punya cita-citamenjadi semangat bersekolah” Ucap Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Kabupaten Kediri dalam keterangannya diterima di Jakarta, Rabu (4/6/2025).

Seleksi dilakukan dalam 3 tahap yaitu tahap administrasi, home visit, dan bootcamp. Seleksi pertama dilakukan dengan mengumpulkan data awal dengan kualifikasi siswa berasal darikeluarga miskin serta nilai akademik. Selanjutnya dilakukan home visit dengan tujuan untuk memastikan keabsahan kondisi sosial ekonomi peserta serta membangun komunikasi dengan pihak keluarga calon siswa.

Terakhir dilakukan bootcamp dengan berbagai tes yang dilaksanakan seperti tes potensi kemampuan akademik, literasi numerasi dan kesehatan hingga psikotes. Lalu peserta juga dikenalkan dengan kehidupan berasrama serta sharing session bersama siswa angkatan sebelumnya. 

“Melalui seleksi ini kami betul betul ini mencari dan memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga sangat miskin dan memiliki semangat belajar yang tinggi” ucap Nanang Sukarsono, Kepala SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. 

Para peserta didik yang terpilih berdasarkan dua kategori utama, yaitu siswa berprestasi dan tingkat kemiskinan kategori sangat miskin. Kebijakan afirmatif ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memberikan fasilitas pendidikan melalui sekolah berasrama di SMA Dharma Wanita 1 Pare.

Selanjutnya para siswa akan mengikuti serangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Student Inauguration yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

“Melalui pendidikan, kami berharap anak-anak ini dapat meraihcita-cita mereka yang nantinya dapat mengangkat derajatkesejahteraan keluarga” tutup Hanindhito.