Gratiskan UKT, Rektor UI Jamin Anak Dosen dan Tendik

FAZ • Monday, 2 Jun 2025 - 14:11 WIB

JAKARTA - Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU telah menandatangani Surat Keputusan Rektor tentang program kuliah gratis bagi putra-putri tenaga kependidikan dan tenaga pendidik di lingkungan Universitas Indonesia yang lulus seleksi masuk UI melalui jalur tes atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Rektor telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera menginventarisasi peserta UTBK yang lulus dan merupakan putra-putri tenaga kependidikan dan tenaga pendidik UI. 

“Program kuliah gratis ini merupakan bentuk komitmen UI dalam memperluas akses pendidikan dan memberikan bantuan kepada tenaga kependidikan dan tenaga pendidik (dosen) di lingkungan UI,” ucap Prof Heri dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, Prof. Heri mengungkapkan bahwa program kuliah gratis ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh lapisan masyarakat jika program dana abadi UI mencapai dana kelolaan sebesar Rp. 15-20 triliun. 

Saat ini, UI tengah menggalakkan program penghimpunan dana abadi melalui tiga skema utama, yaitu: pertama, dana yang diserahkan ke UI sebagai dana kelolaan untuk kepentingan Tri Dharma Pendidikan Tinggi.

kedua, dana yang diserahkan ke UI sebagai dana kelolaan untuk kepentingan tertentu (misalnya hanya untuk beasiswa, dll) dan ketiga, dana yang diserahkan ke UI secara temporer, dimana hasil dana kelola digunakan untuk kepentingan Tri Dharma Pendidikan Tinggi.

Menurutnya, program kuliah gratis yang digagas UI di kepemimpinan Prof Heri merupakan respon dari program Asta Cita Presiden Prabowo dan secara tegas disampaikan pada masa kampanye Pilpres 2024. 

“Program kuliah gratis ini perlu terus ditingkatkan dan sangat membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Prof Heri.

Menurutnya, bagi UI program kuliah gratis merupakan bagian integral dari inklusivitas pendidikan di Indonesia dan saat ini menjadi perhatian kami, setidaknya di lingkungan UI. 

Selain program kuliah gratis, UI juga menjalankan sejumlah program pendidikan inklusif lainnya. Beberapa di antaranya adalah pemberian beasiswa untuk mahasiswa dari daerah 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), serta rencana kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi dalam bentuk beasiswa “Transmigrasi Patriot.”

“UI juga aktif memberikan beasiswa reguler yang bersumber dari pendanaan internal (UI), kementerian dan lembaga negara, maupun mitra-mitra dari Luar Negeri,” pungkas Prof Heri.